8 Negara dengan Udara Terbersih di Dunia, Salah Satunya Tetangga Indonesia

2 hours ago 6

loading...

Australia merupakan salah satu negara dengan udara terrbersih di dunia. Foto/X

JAKARTA - Bernapas bukanlah hal yang dipikirkan kebanyakan orang sampai udara itu sendiri menjadi topik pembicaraan. Namun, setiap tahun, sekumpulan angka—yang diukur dalam mikrogram partikel halus per meter kubik—diam-diam membagi dunia menjadi tempat di mana paru-paru bisa "beristirahat" dan tempat di mana hal itu tidak terjadi. Kesenjangan antara kedua kondisi ekstrem ini justru semakin melebar belakangan ini.

Menurut data kualitas udara global terbaru, hanya sebagian kecil dari kota -kota yang dipantau di dunia yang benar-benar memenuhi pedoman kesehatan yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sisanya berada di suatu titik dalam spektrum yang berkisar dari kondisi agak berkabut hingga tingkat yang benar-benar berbahaya.

Melansir Travel Binger, Polinesia Prancis saat ini memegang predikat sebagai wilayah dengan udara terbersih yang pernah tercatat di bumi. Polinesia Prancis mencatat kualitas udara terbersih dibandingkan tempat mana pun yang diukur pada tahun 2025, dengan rata-rata 1,8 mikrogram PM2,5 per meter kubik. Angka tersebut bukanlah hasil kebetulan dari satu tahun yang baik saja, karena kondisi geografis wilayah ini membuat penumpukan polusi hampir mustahil terjadi.

Kepulauan terpencil di Pasifik Selatan ini sangat diuntungkan oleh posisi geografisnya; ribuan kilometer samudra lepas memisahkannya dari kawasan industri besar mana pun, yang berarti polutan yang terbawa angin tidak sampai ke wilayah ini dalam jumlah yang signifikan. Kepulauan ini juga memiliki aktivitas manufaktur berat yang minim serta populasi kecil yang tersebar di wilayah yang luas, sehingga tingkat emisi secara alami tetap rendah. Singkatnya, hal ini lebih merupakan faktor keberuntungan lokasi daripada sekadar pencapaian kebijakan.

Reputasi Islandia akan udara yang sangat bersih memang layak didapatkan dan didukung oleh data yang konsisten dari tahun ke tahun. Kualitas udara yang luar biasa di negara kepulauan ini berasal dari kepadatan penduduk yang sangat rendah, minimnya industri berat, dan isolasi geografis. Selain itu, Islandia hampir sepenuhnya bergantung pada energi terbarukan, khususnya panas bumi dan tenaga air.

Ibu kotanya sering dijadikan contoh utama mengenai seperti apa sebenarnya udara perkotaan yang bersih. Reykjavik sering mencatat konsentrasi PM2,5 hanya sebesar 2 hingga 3 mikrogram per meter kubik, salah satu angka terendah yang pernah tercatat di mana pun. Aktivitas vulkanik terkadang dapat menyebabkan lonjakan angka lokal, namun rata-rata nasional tetap sangat rendah.

Terletak di pegunungan Pyrenees di antara Prancis dan Spanyol, Andorra adalah satu dari hanya tiga negara Eropa yang benar-benar memenuhi standar WHO. Di Eropa, Andorra, Estonia, dan Islandia adalah satu-satunya negara yang memenuhi pedoman tahunan WHO untuk PM2,5 sebesar 5 mikrogram per meter kubik pada tahun 2025. Hal ini menempatkan negara kepangeranan pegunungan yang kecil ini sejajar dengan negara-negara Nordik dan negara kepulauan Pasifik, yang menunjukkan betapa besarnya pengaruh ketinggian wilayah dan rendahnya kepadatan industri.

Andorra tidak memiliki industri berat yang signifikan dan jumlah penduduknya cukup sedikit sehingga emisi kendaraan tidak pernah menumpuk seperti yang terjadi di ibu kota-ibu kota Eropa yang lebih besar. Lembah-lembah pegunungannya juga membantu menyebarkan polusi yang sedikit dihasilkan. Hasilnya adalah kualitas udara yang jauh lebih baik daripada yang mungkin diperkirakan berdasarkan ukuran wilayahnya.

Estonia menonjol sebagai satu-satunya negara dari bekas blok Soviet yang secara konsisten masuk dalam daftar negara dengan udara terbersih. Negara ini kembali muncul dalam peringkat tahun 2025 bersama Andorra dan Islandia sebagai salah satu dari tiga negara Eropa yang memenuhi kriteria tersebut. Di Eropa, Andorra, Estonia, dan Islandia adalah satu-satunya negara yang memenuhi pedoman tahunan WHO untuk PM2,5 sebesar 5 mikrogram per meter kubik pada tahun 2025.

Keunggulan Estonia sebagian besar berasal dari kepadatan penduduk yang rendah, tutupan hutan yang luas, serta jejak industri yang relatif kecil dibandingkan dengan negara-negara tetangganya di kawasan Baltik. Pola angin dari Laut Baltik membantu memindahkan polutan alih-alih membiarkannya mengendap. Negara ini telah mempertahankan posisi tersebut selama beberapa tahun pelaporan berturut-turut, yang mengindikasikan bahwa tren ini bersifat struktural, bukan musiman.

Australia merupakan negara terbesar yang masuk dalam daftar wilayah dengan udara terbersih, dan kinerjanya tetap terjaga meskipun menghadapi sejumlah tantangan berat. Metap menjadi salah satu kawasan dengan udara terbersih di dunia, di mana 61% kotanya memenuhi pedoman WHO, meskipun suhu dingin yang memecahkan rekor di New South Wales pada bulan Juni 2025 sempat menyebabkan lonjakan musiman kadar PM2.5. Lonjakan akibat cuaca dingin tersebut bersifat sementara dan bukan merupakan tanda penurunan kualitas udara secara umum.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |