Alami Progres Luar Biasa, Pengamat Ini Yakin John Herdman Bisa Bawa Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030

5 hours ago 1

Bola.com, Jakarta - Pengamat sepak bola nasional Ronny Pangemanan merasa yakin kalau target besar yang dipatok PSSI yakni lolos ke Piala Dunia 2030 bisa direalisasikan pelatih Timnas Indonesia saat ini, John Herdman.

John Herdman menukangi Timnas Indonesia pada medio Januari 2026, menggantikan Patrick Kluivert. Selama menukangi Skuad Garuda, Indonesia setidaknya sudah mengarungi dua hajatan besar di bawah arahan John Herdman, yakni FIFA Series dan FIFA matchday.

Di hajatan pertama, yang berlangsung pada Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jay Idzes dan kawan-kawan sukses melaju ke final setelah mengalahkan St. Kitts and Nevis. Sayang, di final, Indonesia kalah dari Bulgaria dan harus puas sebagai runner-up.

Sedangkan di FIFA matchday yang belum lama usai, Indonesia sukses mengalahkan dua tim peringkat di atas, Oman (79) dan Mozambik (101). Dua kemenangan beruntun tersebut membuat peringkat FIFA Indonesia naik, dari 122 ke 118.

Kini, John Herdman dan pasukannya bersiap melakoni hajatan selanjutnya, termasuk Piala AFF, FIFA ASEAN Cup, Piala Asia 2027, dan puncaknya Kualifikasi Piala Dunia 2030.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mencuri perhatian sepanjang kemenangan 3-0 atas Oman pada FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam WIB. Dari pinggir lapangan, Herdman terus aktif memberikan komando, ar...

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

John Herdman Bisa Bawa Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030

Ronny Pangemanan, via kanal YouTube tvOneNews belum lama ini optimistis juru taktik asal Inggris berusia 50 tahun bisa merealisasikan target besar yang dipatok PSSI.

"Sangat yakin, kita lolos ke Piala Dunia 2030. John Herdman memulainya dengan kemenangan 4-0 atas St. Kitts and Nevis. Memang bukan apple to apple, tapi cara penanganannya (dari pelatih-pelatih sebelumnya) berbeda," kata Ronny Pangemanan.

"Terlihat sekali jauh sekali pendekatan terhadap pemain, bagaimana bermain dengan skemanya, taktik. John Herdman tuh di atas Patrick Kluivert secara kualitas," imbuh pengamat yang akrab disapa Bung Ropan.

Ropan tak menampik, saat dipinang, John Herdman memang sedang menganggur alias tak sedang melatih klub atau negara mana pun.

"Pada saat itu nganggur dia. Kalau dia yang dapat duluan (jadi pelatih timnas pengganti Shin Tae-yong), mungkin akan berbeda," kata Ropan.

Beda Kualitas Herdman dan Kluivert

Lebih lanjut Ropan menuturkan, dua kemenangan di FIFA matchday serta hanya kalah 0-1 dari tim Eropa yakni Bulgaria, membuat eks pembesut Timnas Kanada semakin percaya diri.

"Dia lebih pede sekarang. Lawan Bulgaria, tim Eropa yang kuat aja cuma bisa menang penalti kok lawannya," tukas Ropan.

Disinggung terkait Patrick Kluivert yang langsung menangani skuadnya dalam lanjutan Kulifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, sementara John Herdman hanya sebatas FIFA Series dan FIFA matchday, Ropan memangkui memang tidak apple to apple.

"Walaupun tidak apple to apple, tetapi pelatih sebelumnya, Patrick Kluivert, dia datang dengan menangani tim yang di bawah, Curacao. Enggak ada Curacao ia bawa lolos ke Piala Dunia kan?," ujar Ropan dengan nada bertanya.

"John Herdman datang setelah menangani dan meloloskan Kanada ke Piala Dunia 2022. Mereka mungkin menunggu waktu selama mungkin 40 tahun lebih. Jadi memang beda secara level kualitas. Makanya saya bilang tadi, kalau dia yang tangani sejak awal akan lebih berbeda," tandas Ropan.

Gaya John Herdman

Ropan juga memuji cara atau gaya John Herdman saat anak-anak asuhnya bertarung di lapangan. Di pinggir lapangan, John Herdman tampak begitu atraktif dan terus memantau pergerakan pemainnya sepanjang laga.

"Patrick Kluivert hanya diam, tidak reaktif. Sementara John Herdman berteriak terus, memperingatkan semua pemain," ungkap Ropan. 

"Justin Hubner habis bikin gol dia panggil ke pinggir lapangan. Lalu mereka bicara. Begitu pula dengan Ole Romeny juga dia panggil. Itu baru namanya pelatih," pungkas Ropan.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |