Antrean BBM Mengular di Sinjai, Data Lapangan Ungkap Panic Buying, Bupati Turun Langsung Pastikan Distribusi Aman

13 hours ago 4

BeritaKotaMakassar > Sulselbar

Senin 30 Maret 2026 21:58 pm oleh

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, turun langsung inspeksi mendadak di SPBU Litha dan SPBU Biringere Kecamatan Sinjai Utara, Senin (30/03/2026) sore.

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, turun langsung inspeksi mendadak di SPBU Litha dan SPBU Biringere Kecamatan Sinjai Utara, Senin (30/03/2026) sore.

SINJAI,BKM— Lonjakan antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Sinjai dalam beberapa hari terakhir memicu respons cepat pemerintah daerah. Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, turun langsung melakukan inspeksi mendadak di SPBU 74.926.45 Litha, Jalan Petta Ponggawae, Kecamatan Sinjai Utara, Senin (30/03/2026) sore.

Langkah ini diambil setelah keluhan masyarakat terkait panjangnya antrean pembelian bahan bakar minyak (BBM) semakin meluas. Di lapangan, Bupati didampingi Plt Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan ESDM Sinjai, H. Andi Mandasini, serta Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Sinjai, Dr. Mansyur.

Informasi yang dihimpun menunjukkan antrean bukan dipicu kelangkaan, melainkan fenomena panic buying yang dipicu isu dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kondisi ini berdampak langsung pada lonjakan konsumsi dalam waktu singkat.

Data distribusi memperlihatkan pasokan BBM di wilayah Sinjai dalam kondisi aman. Bahkan, dalam empat hari terakhir, pengiriman BBM ke wilayah ini ditingkatkan hingga 40 persen di atas rata-rata normal harian untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.

Di sela peninjauan, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina untuk memastikan stabilitas pasokan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Pertamina, dan mereka menjamin ketersediaan pasokan BBM. Jadi masyarakat tidak perlu panik,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan yang berpotensi mengganggu distribusi.

“Beli sesuai kebutuhan saja. Jangan berlebihan, karena kasihan pengguna lain yang tidak kebagian. Insya Allah setiap hari ada pasokan dan ini sudah dijamin oleh Pertamina,” tambahnya.

Selain soal antrean, temuan di lapangan juga mengarah pada praktik penjualan BBM oleh pengecer dengan harga di atas kewajaran. Pemerintah daerah menyatakan akan menindaklanjuti hal ini dengan melibatkan aparat keamanan.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak keamanan terkait pengecer yang menjual BBM dengan harga tidak wajar. Tidak boleh ada yang menjual secara berlebihan,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Sinjai juga menggandeng Forkopimda untuk memastikan pengawasan distribusi berjalan efektif dan tidak dimanfaatkan oleh pihak tertentu.

Selain SPBU Litha, Bupati juga melakukan sidak di SPBU Biringere di Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara, guna memastikan kondisi distribusi BBM di titik lainnya tetap terkendali.






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |