Balai Mulai Sosialisasikan Rencana Pembangunan Fisik Bendungan Jenelata

3 hours ago 4

BeritaKotaMakassar > Gojentakmapan

Husniah Pastikan Ada Manfaat Bagi Masyarakat Gowa

Rabu 15 April 2026 07:00 am oleh

IST
SOSIALISASI -- Suasana kegiatan sosialisasi rencana pembangunan fisik bendungan Jenelata di Kecamatan Manuju dihadiri Bupati Gowa, Husniah Talenrang dan jajaran Pemprov Sulsel serta pihak BBWSPJ dan BPKH Wilayah VII Makassar.

IST SOSIALISASI -- Suasana kegiatan sosialisasi rencana pembangunan fisik bendungan Jenelata di Kecamatan Manuju dihadiri Bupati Gowa, Husniah Talenrang dan jajaran Pemprov Sulsel serta pihak BBWSPJ dan BPKH Wilayah VII Makassar.

GOWA, BKM — Bupati Gowa, Husniah Talenrang memastikan keberadaan bendungan Jenelata di Manuju punya manfaat berarti bagi masyarakat Gowa. Hal itu ditegaskan Husniah saat hadir pada kegiatan pemberitahuan rencana pembangunan yang berlangsung di Kantor Desa Moncongloe, Kecamatan Manuju, Senin (13/4).

Dalam kegiatan yang dihadiri Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah VII Makassar, Manifas Zubayr, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ), Heriantono Waluyadi, Kepala Kantor ATR BPN Kabupaten Gowa, Aksara Alif Raja, sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemprov Sulsel dan Pemkab Gowa, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat serta tokoh agama di Kecamatan Manuju dan Bungaya ini, Bupati Husniah berharap dilakukan percepatan pembangunan bendungan Jenelata tersebut.

Dikatakan Husniah, pembangunan bendungan Jenelata membawa dampak strategis bagi daerah. Karena itu, masyarakat diharapkan memahami manfaat, proses serta jaminan hukum dalam pengadaan tanah.
”Pembangunan bendungan ini menjadi kebanggaan kita orang Gowa dan diharapkan dapat memberi manfaat besar bagi masyarakat Gowa,” kata bupati Gowa.
Husniah pun menekankan pentingnya kerja bersama seluruh pihak agar proyek berjalan lancar dan memberi perlindungan bagi masyarakat. Menurutnya, mega proyek ini tidak akan bisa berjalan tanpa sinergi semua pihak.

”Sinergi Itu sangat dibutuhkan agar manfaatnya maksimal dan masyarakat tetap terlindungi dari potensi dampak. Dan kami pastikan pemerintah daerah mengawal proses pengadaan tanah dengan prinsip keadilan dan transparansi. Selain itu, mendorong keterlibatan warga lokal dalam pembangunan. Kami akan mengawal penuh proses ganti rugi agar tidak ada masyarakat yang dirugikan. Semua harus terbuka dan sesuai aturan sehingga berjalan lancar,” tegas Husniah.

Pada kegiatan itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sulawesi Selatan, Ishaq Iskandar, mengatakan, bendungan Jenelata ini dirancang sebagai proyek terpadu sumber daya air dengan kapasitas tampungan besar yang mendukung irigasi, penyediaan air baku, pembangkitan listrik, pengendalian banjir hingga pengembangan pariwisata.
”Jika kita dukung bersama, bendungan ini akan memperkuat swasembada pangan dan energi, mengendalikan banjir serta membuka peluang ekonomi baru yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” papar Ishaq.

Dalam kegiatan itu, bupati Gowa bersama pihak Pemprov mengunjungi lokasi Spillway bendungan Jenelata yang telah terbangun lebih awal dari seluruh konstruksi bendungan Jenelata yang ditarget rampung total pada 2028 mendatang. (sar)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |