Banjir Nepal Disebut Azab, Benarkah Bencana Alam Terjadi karena Dosa?

3 hours ago 6

loading...

Surat Al Hasyr ayat 3 dalam Al Quran menunjukkan, bahwa azab tidak hanya berasal dari Allah SWT, tetapi juga bersumber dari manusia sendiri, yakni berupa hukuman atau sanksi di kehidupan dunia. Foto ilustrasi/ist

Banyak cerita yang beredar di media sosial terkait bencana alam banjir di Nepal yang dikait-kaitkan dengan azab. Salah satunya tentang pengusiran dan perusakan terhadap kaum muslim di wilayah tersebut. Benarkah bencana alam terjadi karena Allah turunkan azab ?

Musibah dan azab , dua kata ini seringkali dikaitkan dengan 'bencana' yang terjadi. Simak ulasan dan penjelasannya berikut ini.

Kata muṣībah (Indonesia: musibah) berasal dari kata a-ṣāba yang berarti sesuatu yang menimpa kita. Kata muṣībah dalam Al-Quran secara umum mengacu pada sesuatu yang netral, tidak negatif atau positif, sekalipun terdapat beberapa ayat yang mengaitkan dengan sesuatu yang negatif.

Kata musibah dalam bahasa Indonesia selalu dikaitkan dengan semua peristiwa yang menyakitkan, menyengsarakan, dan bernilai negatif yang menimpa manusia. Musibah dalam konteks ini merupakan peristiwa yang menimpa manusia baik yang berasal dari peristiwa alam maupun sosial.
Dalam istilah Al-Quran , apa saja yang menimpa manusia disebut dengan “musibah”, baik yang berwujud kebaikan atau keburukan bagi manusia. Seperti dijelaskan dalam Surat Al Hadid ayat 22-23.

Allah juga menjelaskan bahwa jika “musibah” yang berupa kebaikan, maka hal itu berasal dari Allah, dan bila “musibah” berupa keburukan –yang kemudian disebut dengan bencana, maka karena perbuatan manusia sendiri (QS. An Nisa: 79).

Baca juga: Klasifikasi Bencana : Penjelasan Al-Quran tentang Gempa, Tsunami hingga Wabah

Imam Ibnu Mandzur, dalam Lisân al-‘Arab menyatakan bahwa musibah adalah al-dahr (kemalangan, musibah, dan bencana) (Imam Ibnu Mandzur, Lisân al-‘Arab, juz 1, hal. 535).

Sedangkan Imam al-Baidhawi menyebutkan bahwa musibah adalah semua kemalangan yang dibenci dan menimpa umat manusia. Ini didasarkan pada sabda Rasulullah SAW, “Setiap perkara yang menyakiti manusia adalah musibah.” (Imam al-Baidhawi, Tafsir al-Baidhawi, juz 1, hal. 431).

Dalam Al Quran, kata musibah disebutkan di 10 ayat, dan semuanya bermakna kemalangan, musibah, dan bencana yang dibenci manusia. Namun demikian, Allah SWT memerintahkan kaum muslim untuk meyakini bahwa semua musibah itu datang dari Allah Swt, dan atas izin-Nya.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |