Bawaslu Temukan Warga Kehilangan Hak Pilih di Dua Kelurahan

6 hours ago 5

BeritaKotaMakassar > Politik

Rabu 1 April 2026 07:00 am oleh

BKM/IST
UJI PETIK--Kordiv Pengawasan, Parmas dan Humas Bawaslu Gowa Juanto saat melakukan uji petik DPB di Kelurahan Pandang-pandang dan Kalegowa.

BKM/IST UJI PETIK--Kordiv Pengawasan, Parmas dan Humas Bawaslu Gowa Juanto saat melakukan uji petik DPB di Kelurahan Pandang-pandang dan Kalegowa.

GOWA, BKM–Guna meningkatkan pengawasan yang lebih komprehensif, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gowa terus melaksanakan uji petik data pemilih berkelanjutan (DPB). Hal ini dilakukan sebagai bagian dari kegiatan rutin pengawasan Bawaslu.
Juanto selaku Koordinator Divisi Pengawasan, Parmas dan Humas Bawaslu Gowa melakukan uji petik DPB tersebut, di wilayah Kecamatan Somba Opu tepatnya di kantor Kelurahan Kalegowa dan kantor Kelurahan Pandang-pandang. Kegiatan uji petik ini dilakukan, Senin (30/3).

Juanto yang datang didampingi Kepala Sub Bagian Pengawasan serta jajaran staf teknis Divisi Pengawasan, Parmas dan Humas mengatakan, kegiatan ini merupakan mekanisme verifikasi rutin Bawaslu Gowa untuk memastikan kesesuaian data administrasi kependudukan dengan kondisi faktual di lapangan.
“Uji petik ini kami lakukan untuk mengukur tingkat ketepatan data pemilih sekaligus mengidentifikasi dinamika pemutakhiran data yang berlangsung. Selain itu, juga diarahkan untuk memetakan sejumlah tantangan teknis dalam proses pembaruan data penduduk, khususnya terkait kategori pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS), contohnya seperti pemilih yang telah meninggal dunia, perubahan status menjadi anggota TNI/Polri serta perpindahan domisili, ” kata Juanto.

Berdasarkan hasil uji petik kali ini kata Juanto, tercatat sebanyak 53 warga pada dua kelurahan tersebut kehilangan hak pilihnya. Secara detil Juanto menyebutkan masing-masing 41 pemilih teridentifikasi meninggal dunia, 8 pemilih mengalami perpindahan domisili serta 4 pemilih mengalami perubahan status menjadi anggota TNI.
“Uji petik ini menjadi instrumen penting untuk menjaga kualitas data pemilih. Validitas data pemilih harus terus dijaga melalui pengecekan langsung di lapangan. Temuan ini menjadi dasar perbaikan dan sinkronisasi data ke depan,” jelas Juanto.

Diakuinya, untuk pelaksanaan uji petik ini, pihaknya telah berkomitmen mengawal kualitas data pemilih yang akuntabel dan mutakhir sebagai fondasi penting dalam penyelenggaraan pemilu lima tahun mendatang. (sar/rif)





Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |