BPDLH-Mars: Kerja Sama Dana Bergulir untuk Petani Hutan

7 hours ago 6

BeritaKotaMakassar > Sulselbar

Selasa 7 April 2026 19:56 pm oleh

KERJASAMA -- Sekkab Luwu Timur, Ramadhan Pirade mewakili Bupati menghadiri penandatanganan kerjasama BPDLH dan PT. Mars Symbioscience bersama para mitra di Kantor BPDLH, Gedung JB Tower Lantai 29, Jalan Kebon Sirih No. 48-50, Gambir, Jakarta Pusat baru-baru ini.

KERJASAMA -- Sekkab Luwu Timur, Ramadhan Pirade mewakili Bupati menghadiri penandatanganan kerjasama BPDLH dan PT. Mars Symbioscience bersama para mitra di Kantor BPDLH, Gedung JB Tower Lantai 29, Jalan Kebon Sirih No. 48-50, Gambir, Jakarta Pusat baru-baru ini.

Sekkab Hadiri Penandatanganan Kerja Sama BPDLH–Mars

MALILI, BKM — Sekkab Luwu Timur, Ramadhan Pirade mewakili Bupati menghadiri penandatanganan kerjasama Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) dan PT. Mars Symbioscience bersama para mitra di Kantor BPDLH, Gedung JB Tower Lantai 29, Jalan Kebon Sirih No. 48-50, Gambir, Jakarta Pusat baru-baru ini.

Penandatangan kerjasama ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Luwu Timur dalam mendorong pembangunan berkelanjutan, khususnya di sektor kehutanan dan perkebunan. Hadir berbagai pemangku kepentingan yakni Dirjen Perhutanan Sosial, Catur Endah Prasetiani P, Direktur Utama BPDLH, Joko Tri Haryanto, Direktur Sistem Manajemen Investasi Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Basuki Purwadi; Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlaela; serta Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan, Kasman.

Kerja sama ini berfokus pada kolaborasi pembiayaan dana bergulir untuk produk usaha kehutanan, khususnya bagi kelompok tani kakao di Kabupaten Luwu Timur. Program ini bertujuan memperluas akses pembiayaan hijau sekaligus mendorong penerapan praktik rantai pasok berkelanjutan bagi petani yang berada di sekitar kawasan hutan.
Sekkab Ramadhan menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi tersebut. Ia menilai, kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membuka peluang pembiayaan yang lebih luas bagi petani sekaligus meningkatkan daya saing komoditas kakao daerah.

“Pemerintah Kabupaten Luwu Timur tentu menyambut baik kerja sama ini. Ini adalah peluang besar bagi petani kita, khususnya petani kakao, untuk mendapatkan akses pembiayaan yang lebih mudah sekaligus pendampingan dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil,” ujarnya.
Ramadhan menekankan pentingnya kemitraan dengan pihak swasta yang memiliki komitmen terhadap praktik agroforestry berkelanjutan. Menurutnya, keterlibatan perusahaan seperti PT Mars Symbioscience tidak hanya memberikan dukungan teknis, tetapi juga menjamin kepastian pasar bagi petani.

“Kita berharap, program ini dapat berjalan optimal di Luwu Timur dan menjadi model pengembangan ekonomi hijau berbasis masyarakat yang berkelanjutan, sejalan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan taraf hidup petani di sekitar kawasan hutan,” jelas Sekda Lutim. (rls)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |