BRI Super League 2025/2026 Jadi Musim Terburuk Persik dalam 5 Edisi Terakhir: Rekor Kekalahan Terbanyak Hingga Defisit Gol Tembus Dua Digit

9 hours ago 2

Bola.com, Kediri - Manajemen Persik Kediri harus serius membangun tim untuk bersaing di BRI Super League 2026/2027 mendatang. Pasalnya raihan musim lalu tak terlalu membanggakan bagi tim dan para suporter.

Macan Putih menutup kompetisi lalu di peringkat ke-12 dengan koleksi 39 poin. Hamra Hehanussa dkk. menyelesaikan 34 pertandingan dengan hasil 11 kemenangan, enam imbang, dan 17 kali kekalahan.

Persik menempati urutan ke-11 dalam soal produktivitas dengan mencetak 42 gol. Namun, sayangnya ketajaman lini depan ini tak diimbangi kukuhnya barisan pertahanan dengan jumlah kebobolan 61 bola. Total Persik mengalami defisit 19 butir.

Jika dibandingkan prestasi empat musim terakhir, maka performa edisi ini termasuk terburuk, baik soal peringkat di klasemen akhir, jumlah kekalahan, hingga agregat gol.

Pada musim 2021/2022, Persik masih bisa finis di ranking ke-11, setelah meraih 9 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 13 kekalahan. Jumlah total gol minus enam butir.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Edisi 2022/2023 Jadi Momen Terbaik

Ketika paruh kedua musim 2022/2023 Arthur Irawan hijrah dari PSS Sleman sekaligus menguasai mayoritas kepemilikan saham klub, ada perbaikan nilai akhir, yakni sebanyak 44 poin.

Meski posisi di klasemen masih stagnan di urutan ke-11 setelah meraih 12 kemenangan, 8 imbang, dan 14 kekalahan, tapi gawang Persik hanya minus sebutir.

Edisi 2022/2023 momen terbaik bagi klub kebanggaan Persikmania. Persik berhasil bertengger di posisi kesembilan dengan jumlah 13 kemenangan, 9 hasil imbang, dan 12 kalah. Nilai 48 jadi poin tertinggi dalam lima musim terakhir.

Kali ini agregat Persik surplus satu gol. Ketajaman tim berkat kehadiran Flavio Silva di lini depan. Dia mampu mencetak 25 gol.

Bikin Berdebar pada 2 Musim Terakhir

Dua musim belakangan sepak terjang Persik bikin suporter deg-degan, karena mereka berjuang lepas dari ancaman degradasi dengan secara beruntun berada di urutan ke-12.

Musim 2024/2025, setelah striker berpaspor Portugal ini hijrah ke Persebaya, produktivitas Persik ikut menurun. Padahal Ramiro Fergonzi dan Ze Valente telah diboyong ke Kediri.

Total poin akhir turun dengan jumlah 41 dari 10 kemenangan, 11 imbang, dan 13 kekalahan. Namun, mereka hanya minus dua gol.

Persaingan di BRI Super League

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |