BRI Super League: Belum Menang Selama Bulan Ramadan, Ini Penjelasan Pelatih Arema FC

7 hours ago 4

Bola.com, Jakarta - Momen positif Arema FC di putaran kedua BRI Super League harus terhenti saat memasuki bulan Ramadan. Dua pertandingan di momen itu, Arema gagal meraih kemenangan. Padahal, tim berjuluk Singo Edan itu meraih tiga kemenangan beruntun sebelum Ramadan.

Pelatih Arema, Marcos Santos, mengatakan kemenangan timnya bukan terhenti karena faktor puasa meski pemain harus menjalani pertandingan larut malam, pada pukul 20.30 WIB. Selain itu, pemain muslim menjalankan ibadah puasa.

Pelatih asal Brasil ini menjelaskan, semua tim merasakan hal yang sama saat Ramadan sehingga itu bukan hanya jadi kendala Arema.

Dalam dua pertandingan selama Ramadan, Marcos melihat ada dua kendala berbeda yang dialami timnya.

Joan Mir dan Luca Marini mengisi waktu ngabuburit di Bali dalam acara One Dream, One Heart, One Glory pada Senin (2/3/2026) WITA di Ayodya Resort. Keduanya belajar membuat canang sari, menganyam ketupat, dan bermain gamelan sebelum menunggu waktu Mag...

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Penjelasan Pelatih

Saat melawan Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan (21-2-2026), mereka hampir menang, tetapi konsentrasi yang turun jelang bubaran membuat pertandingan harus berakhir imang 2-2.

"Waktu itu kami unggul. Sayang harus kemasukan di menit akhir," kata Marcos.

Sedangkan saat melawan Borneo FC (26-2-2026), Arema menyerah 1-3. Pelatih berusia 46 tahun ini mengakui dia salah dalam menyusun komposisi pemain inti sehingga performa timnya kurang maksimal terutama di babak pertama. Di 45 pertama, Arema kemasukan tiga gol.

"Waktu melawan Borneo, ada kesalahan dalam menyusun starting eleven karena Julian Guevara lama tidak main sebagai gelandang, dan waktu itu harus kembali main di tengah sehingga kurang maksimal," lanjutnya.

Guevara Kena Kritik

Setelah melawan Borneo, Julian mendapatkan banyak kritikan. Performanya dinilai tidak membuat kontribusi terhadap tim. Justru saat diganti pada babak kedua, permainan Arema lebih hidup.

Dalam beberapa bulan terakhir, Julian lebih sering turun sebagai stoper sehingga dia merasa kehilangan sentuhan ketika kembali dimainkan sebagai gelandang. Meski, pemain asal Kolumbia ini berposisi asli sebagai pemain tengah.

Tiga Poin Ramadan

Kini, Arema punya kesempatan meraih kemenangan pertama di bulan Ramadan. Jumat (6-3-2026) mereka akan menjamu Bali United, tim yang sedang terpuruk di putaran kedua. Bali United belum pernah menang dalam enam pertandingan beruntun.

"Kami respek dengan Bali United. Namun, kami ingin mendapatkan tiga poin. Kami tidak ada masalah dengan adaptasi Ramadan. Begitu juga dengan main malam atau bahkan saat hujan karena kualitas lapangan di Stadion Kanjuruhan bagus," ujar Marcos.

Tidak hanya itu, kemenangan juga bisa membuat jumlah Aremania yang memberi dukungan langsung akan terus bertambah. Saat banyak menelan kekalahan kandang di putaran pertama, penonton Arema sempat turun menjadi di bawah seribu dalam satu laga home.

Namun, setelah meraih kemenangan beruntun, sekitar dua ribu Aremania datang ketika Singo Edan menjamu tim papan bawah, Semen Padang, di laga home sebelum Ramadan.

"Kami ingin selalu memberikan kemenangan untuk Aremania. Itu bisa membuat mereka lebih banyak yang datang memberi dukungan langsung ke Stadion Kanjuruhan," kata Marcos.  

  • 0%suka
  • 0%lucu
  • 0%sedih
  • 0%marah
  • 0%kaget
  • 0%aneh
  • 0%takut
  • 0%takjub
  • Iwan Setiawan
  • Aning Jati
Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |