Bursa Transfer Super League: PSIM Mulai Berbenah, Ikhsan Chan Jadi Nama Pertama yang Dilepas

7 hours ago 4

Bola.com, Yogyakarta - Manajemen PSIM Yogyakarta resmi mengakhiri kerja sama dengan pemain sayap Ikhsan Chan. Keputusan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan bersama antara manajemen dan jajaran tim pelatih.

Pemain kelahiran Medan itu direkrut PSIM untuk mengarungi BRI Super League 2025/2026. Namun, pada putaran kedua, Ikhsan Chan dipinjamkan ke klub Liga 2, FC Bekasi City, hingga berakhirnya musim.

General Manager PSIM Yogyakarta, Steven Sunny, menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan Ikhsan selama menjadi bagian dari tim berjuluk Laskar Mataram tersebut.

"Manajemen menyampaikan rasa terima kasih kepada Ikhsan Chan walaupun kebersamaan kita tidak berlangsung lama," ujar Steven.

"Dedikasi, kerja keras, serta kontribusi yang telah dia berikan saat membela PSIM sangatlah berarti bagi kami. Kami sangat mengapresiasi hal tersebut," sambungnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Muda dan Potensial

Steven Sunny menilai Ikhsan Chan merupakan sosok pemain muda potensial yang memiliki komitmen tinggi serta semangat juang besar untuk Tim Naga Jawa.

"Ikhsan telah menunjukkan komitmen yang luar biasa. Dia adalah sosok pemain muda potensial yang memiliki daya juang tinggi untuk tim," katanya.

"Dia akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Laskar Mataram. Kami mendoakan kelancaran serta kesuksesan untuk Ikhsan di pelabuhan karier selanjutnya," imbuh Steven.

Dengan demikian, Ikhsan Chan jadi pemain pertama yang resmi dilepas PSIM pada bursa transfer kali ini. Beberapa nama lain seperti Deri Corfe dan Donny Warmerdam juga dikabarkan hengkang, meski hingga kini belum ada pengumuman dari manajemen.

Sementara itu, penjaga gawang Cahya Supriadi dipastikan tetap berseragam Laskar Mataram pada musim depan. Manajemen belum lama ini mengumumkan perpanjangan kontrak kiper berusia 23 tahun tersebut.

Nyaman di PSIM dan Kota Jogja

Di sisi lain, Ikhsan Chan membagikan pengalaman selama membela Laskar Mataram dan menetap di Kota Gudeg, meski dalam waktu relatif singkat.

"Perasaan saya sangat bangga dan senang sudah bisa bergabung dengan tim yang sangat besar seperti PSIM. Saya merasa bahagia dan penuh semangat selama berada di sini," ungkap Ikhsan.

"Momen paling berkesan bagi saya hampir terjadi di setiap waktu, ketika saya bersama dan bekerja keras dengan teman-teman di PSIM. Saya juga menikmati Kota Jogja yang sangat indah ini."

"Sekarang saya kembali ke kampung halaman terlebih dahulu untuk bersama keluarga dan terus menjalani latihan mandiri. Saya berharap bisa memiliki karier yang lebih baik pada musim ini," tutup Ikhsan.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |