Camat Sidak Miras hingga Balap Liar, PKL Bandel Jadi Sorotan

22 hours ago 12

BeritaKotaMakassar > Metro

Senin 13 April 2026 07:00 am oleh

Camat  Sidak Miras hingga Balap Liar, PKL Bandel Jadi Sorotan

MAKASSAR, BKM — Camat Panakkukang, Syahril, mengungkap sejumlah temuan penting dalam pelaksanaan patroli Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) di wilayahnya, Sabtu (11/4). Kegiatan tersebut menyasar sejumlah titik di Kelurahan Paropo dan Pandang.‎

Dalam patroli tersebut, pihak kecamatan turut melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap tempat penjualan minuman keras (miras) di wilayah Paropo. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh pelaku usaha telah mengantongi izin sesuai aturan yang berlaku.‎

“Kami melakukan sidak terhadap tempat penjualan miras di wilayah Paropo, terutama yang diduga belum mengantongi izin usaha,” ujar Syahril kepada BKM.
‎Selain itu, Syahril juga memetakan sejumlah titik rawan gangguan ketertiban, khususnya pada malam hingga dini hari. Kawasan Jalan AP Pettarani hingga boulevard disebut kerap menjadi lokasi berkumpulnya kelompok motor yang berujung pada aksi balap liar.‎

“Sejumlah titik rawan kami petakan, seperti di sepanjang Jalan Pettarani hingga boulevard, yang kerap dijadikan lokasi berkumpulnya kelompok motor dan balap liar pada dini hari, sekitar pukul 01.00 Wita ke atas,” jelasnya.‎
Tak hanya itu, persoalan penata
an parkir dan aktivitas usaha di badan jalan juga menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan. Beberapa titik yang disorot di antaranya Jalan Urip Sumoharjo depan Kampus UMI, kawasan Taman Makam Pahlawan, serta sebagian ruas Jalan Hertasning.‎
“Pelanggaran yang paling sering kami temukan adalah pelaku usaha yang berjualan menggunakan badan jalan, termasuk di kawasan Urip Sumoharjo, depan Kampus UMI, Taman Makam Pahlawan, dan sebagian Jalan Hertasning,” tegasnya.‎

Sementara itu, Lurah Pandang, Andi Wahyuni, mengaku pihaknya kerap menerima laporan dari warga terkait aktivitas pedagang yang mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.‎
“Iya, itu yang di Jalan Mirah Seruni dan Jalan Hertasning sering dilaporkan warga, terutama penjual buroncong di Hertasning karena asapnya sampai ke tengah jalan dan mengganggu penglihatan pengendara,” ungkapnya.

‎Ia menambahkan, pihak kelurahan sebenarnya telah berulang kali memberikan teguran kepada para pedagang tersebut. Namun, imbauan tersebut kerap tidak diindahkan.
‎“Sudah berkali-kali kami tegur, tapi mereka kembali lagi datang berjualan,” tutupnya.‎
Pemerintah Kecamatan Panakkukang menegaskan akan terus melakukan patroli dan penertiban secara berkala. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelaku usaha untuk mematuhi aturan, demi menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan nyaman.(jar)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |