Daftar Wilayah di Sulsel Berpotensi Cuaca Ekstrem 24 Februari Hingga 1 Maret

9 hours ago 7

BeritaKotaMakassar > Headline

Senin 23 Februari 2026 21:34 pm oleh

Daftar Wilayah di Sulsel Berpotensi Cuaca Ekstrem 24 Februari Hingga 1 Maret

MAKASSAR, BKM — Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan melanda wilayah Sulawesi Selatan pada 24 Februari hingga 1 Maret 2026. Peringatan ini menyusul meningkatnya potensi curah hujan tinggi akibat dinamika atmosfer yang cukup kompleks.

Pelaksana Tugas Kepala BBMKG Wilayah IV, Nasrol Adil pada Senin (23/2/2026) menjelaskan, hasil analisis menunjukkan adanya kombinasi aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, Gelombang Rossby, serta pola konvergensi angin yang mendukung pertumbuhan awan konvektif secara signifikan di wilayah Sulawesi Selatan.

BBMKG Wilayah IV memprakirakan hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di sejumlah daerah, yakni Parepare, Barru, Pangkajene dan Kepulauan, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, dan Kepulauan Selayar.

Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di wilayah Luwu Utara, Pinrang, Sidenreng Rappang, Soppeng, Bone, Sinjai, Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba.

Selain hujan lebat, potensi angin kencang juga diprakirakan terjadi di wilayah Sulawesi Selatan bagian barat dan selatan.

Masyarakat pesisir dan pelaku aktivitas maritim juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang setinggi 1,25 – 2,5 meter yang berpeluang terjadi di Perairan Pinrang, Perairan Barru, Perairan Makassar, Perairan Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Perairan Kepulauan Selayar, Perairan Bulukumba, Perairan Kepulauan Takabonerate, dan Perairan Jeneponto.

“Kondisi ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran perahu nelayan dan kapal kecil,” ungkapnya, Senin (23/2).

Cuaca ekstrem berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi seperti banjir dan banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Nasrol Adil mengimbau seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memastikan kesiapan infrastruktur dan tata kelola sumber daya air, melakukan penghijauan, serta memangkas dan memperkuat pohon yang berisiko tumbang.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan, menghindari lokasi rawan bencana, aktif memantau informasi cuaca resmi dari BMKG dan memperkuat koordinasi antar instansi terkait.

“Masyarakat diharapkan tetap tenang namun waspada, serta selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas selama periode potensi cuaca ekstrem ini berlangsung,” tandasnya. (rhm)





Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |