Dewan Dukung Pete-pete Laut Harap Kejelasan Tarif

6 hours ago 8

BeritaKotaMakassar > Metro

Jumat 27 Maret 2026 07:00 am oleh

int
Ray Suryadi Arsyad

int Ray Suryadi Arsyad

‎MAKASSAR, BKM — Rencana Pemerintah Kota Makassar menghadirkan program transportasi Pete-Pete Laut mendapat respons positif dari kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar. Program ini dinilai sebagai langkah maju dalam membuka akses dan mendorong pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan, meski tetap menyisakan sejumlah catatan penting.

‎‎Sekertaris Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Makassar, Ray Suryadi Arsyad mengatakan kehadiran pete-pete laut sebagai harapan baru bagi masyarakat kepulauan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi. Menurutnya, program tersebut dapat mendorong peningkatan produktivitas warga, terutama dalam hal akses pekerjaan, pendidikan, hingga layanan kesehatan.
‎‎”Karena selama ini masyarakat kepulauan belum sepenuhnya merasakan kesetaraan dengan warga di wilayah daratan. Ini langkah strategis untuk membuka keterisolasian wilayah kepulauan d engan akses yang lebih baik, masyarakat bisa lebih aktif dan produktif,” ungkapnya, Kamis (26/3).‎

‎Namun demikian, Ia mengingatkan agar pemerintah tidak hanya fokus pada peluncuran program, tetapi juga memastikan kesiapan armada dan sistem pengelolaan. Ia menilai, jumlah kapal yang tersedia saat ini masih terbatas dan berpotensi belum mampu menjawab kebutuhan mobilitas warga secara maksimal.

‎‎Selain itu, ia menekankan pentingnya pengelolaan profesional, mengingat transportasi laut memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait perawatan armada yang rentan terhadap kerusakan akibat kondisi laut. “Harus ada operator yang memang ahli dan bertanggung jawab. Perawatan juga harus rutin, karena armada di laut cepat rusak kalau tidak ditangani dengan baik,” ujarnya.‎
‎Anggota Dapil II Makassar ini juga menyoroti pentingnya kejelasan tarif layanan. Ia meminta pemerintah sejak awal menentukan skema pembiayaan, apakah layanan tersebut gratis atau berbayar, agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat. “Ini harus transparan kalau gratis, mekanisme subsidinya bagaimana. Kalau berbayar, tarifnya harus jelas,” tambahnya.

‎‎Sementara itu, Anggota DPRD Makassar, Basdir, menilai program pete-pete laut harus dirancang dengan perencanaan jangka panjang agar tidak berhenti hanya pada tahap peluncuran. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program, terutama dari sisi anggaran operasional dan perawatan armada.

‎Menurutnya, tanpa dukungan pembiayaan yang jelas, layanan tersebut berpotensi tidak berjalan optimal dalam jangka panjang. “Program ini bagus, tapi harus dipastikan berkelanjutan jangan hanya berjalan di awal, lalu terhenti karena persoalan anggaran atau operasional,” tuturnya.

‎‎Ia juga mendorong agar program ini diintegrasikan dengan sektor lain, seperti pariwisata dan ekonomi lokal. Ia menilai, transportasi laut dapat menjadi penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat kepulauan jika dikelola secara maksimal. “Kalau dikaitkan dengan pariwisata dan UMKM, dampaknya bisa lebih besar ini bukan hanya soal transportasi, tapi juga peluang ekonomi,” jelasnya. (ita)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |