![]()
Selasa 31 Maret 2026 07:00 am oleh ronalyw
MAKASSAR, BKM — Lonjakan harga bahan pokok pasca Idulfitri kembali menjadi perhatian serius di Kota Makassar. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar meminta pemerintah kota tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi segera mengambil langkah konkret untuk menahan laju kenaikan harga yang mulai dirasakan masyarakat.
Sejumlah komoditas strategis dilaporkan mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dinilai berpotensi menekan daya beli warga, khususnya kalangan menengah ke bawah yang baru saja menghadapi tingginya kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran.
Anggota Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Makassar, Arifin Majid mengatakan bahwa fenomena kenaikan harga pasca Lebaran memang kerap terjadi setiap tahun. Namun, menurutnya, pola berulang tersebut seharusnya bisa diantisipasi lebih dini oleh pemerintah melalui kebijakan yang terukur dan responsif.
“Ini bukan kejadian baru, hampir setiap tahun kita hadapi situasi yang sama, artinya pemerintah harus punya skema antisipasi yang jelas. Jangan hanya bergerak setelah harga sudah terlanjur naik dan dikeluhkan masyarakat,” ungkapnya, Senin (30/3).
Ia menekankan bahwa pengendalian harga tidak cukup hanya dengan melakukan pemantauan di lapangan. Pemerintah, kata dia, perlu hadir melalui intervensi nyata yang mampu menstabilkan harga dalam waktu cepat.
“Langkah konkret itu penting operasi pasar harus diperbanyak, distribusi harus dipastikan lancar, dan yang tidak kalah penting adalah pengawasan terhadap potensi penimbunan barang oleh oknum tertentu. Kalau ini tidak dilakukan, maka harga akan sulit dikendalikan,” tegasnya.
Senada dengan itu, anggota DPRD Makassar lainnya, Basdir menilai bahwa stabilitas harga merupakan bagian penting dari perlindungan terhadap masyarakat. Ia mengingatkan bahwa lonjakan harga yang tidak terkendali dapat berdampak luas, tidak hanya pada konsumsi rumah tangga, tetapi juga pada stabilitas ekonomi daerah.
“Ketika harga kebutuhan pokok naik dan tidak terkendali, yang paling terdampak adalah masyarakat kecil ini bukan sekadar soal ekonomi, tetapi juga soal keadilan sosial. Pemerintah harus memastikan masyarakat tetap bisa mengakses kebutuhan dasar dengan harga yang wajar,” katanya.
Ia juga mendorong agar pemerintah kota memperkuat koordinasi dengan distributor dan pelaku usaha guna menjaga ketersediaan pasokan di pasar. Menurutnya, kelancaran distribusi menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas harga.
“Kalau distribusi terganggu, pasti harga ikut naik. Jadi pemerintah harus memastikan rantai pasok berjalan baik, mulai dari distributor hingga ke pasar tradisional ini harus diawasi secara serius,” jelasnya.
Selain itu, ia meminta instansi terkait untuk rutin melakukan pemantauan stok di lapangan agar potensi kelangkaan dapat diantisipasi sejak dini. Dengan demikian, kebijakan yang diambil tidak bersifat reaktif, melainkan preventif.
“Saya berharap pemerintah kota segera mengambil langkah cepat dan terukur guna menjaga stabilitas harga di tengah masyarakat, karena kasin juga ini kalau harga naik terus dan jadi beban berkepanjangan bagi warga Kota Makassar,” tuturnya. (ita)
Rekomendasi Untukmu






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452821/original/063692700_1766459920-wasit_jepang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3202958/original/062911200_1596893908-Persijap_Jepara.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399832/original/035489100_1762014180-20251101BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Australia_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442611/original/013751400_1765547342-6.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443193/original/064411900_1765630737-photo-collage.png__4_.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5441153/original/025905600_1765454961-Latihan_timnas_Indonesia-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5436755/original/053587600_1765185011-IMG_1847.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4516790/original/057219800_1690459575-Persib_Bandung_-_Iluistrasi_Bojan_Hodak_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450906/original/030578000_1766207394-vietnam.jpg)