![]()
Selasa 9 Juni 2026 07:00 am oleh ronalyw
BELOPA, BKM — Akademi Matappa hadir sebagai pusat pelatihan vokasi yang membekali peserta dengan keterampilan, kompetensi, dan etos kerja yang dibutuhkan dunia industri yang menuntut standar keselamatan dan profesionalisme yang tinggi
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Luwu, Sofyan Thamrin, mengatakan bahwa meningkatnya investasi di Kabupaten Luwu harus diimbangi dengan kesiapan tenaga kerja lokal yang kompeten.
Menurutnya, pelatihan tersebut menjadi langkah konkret dalam mempersiapkan masyarakat agar mampu memanfaatkan peluang kerja yang tercipta dari berbagai investasi yang masuk ke daerah.
“Karena itu, pelatihan ini menjadi langkah nyata untuk menyiapkan tenaga kerja lokal yang memiliki keterampilan, kompetensi, dan sertifikasi yang dibutuhkan dunia kerja, sehingga mampu mengambil bagian dalam berbagai peluang yang tercipta dari hadirnya investasi di Kabupaten Luwu,” ujarnya.
Sofyan juga menjelaskan bahwa nama Matappa mengandung filosofi keyakinan dan kepercayaan terhadap proses.
“Matappa berarti yakin dan percaya. Yakin pada kemampuan diri, percaya pada proses, karena untuk mewujudkan setiap impian, kerja adalah jalannya dan keyakinan adalah penjaganya,” pesannya.
Kepala Sekolah Akademi Matappa, Anton Sudarisman menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan masa depan generasi muda Luwu melalui pelatihan bersertifikasi BNSP.
“Visi kami ke depan adalah menjadi pusat pelatihan berstandar internasional yang melahirkan generasi Luwu yang terampil, berkarakter, dan berdaya saing nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Dia menambahkan, selama dua bulan peserta akan mendapatkan pelatihan dengan porsi praktik mencapai 75 persen dan teori 25 persen. Setelah itu, peserta menjalani on the job training (OJT) di sejumlah perusahaan dan tempat kerja yang relevan sebelum mengikuti uji sertifikasi nasional BNSP.
“Kami merancang program ini dengan porsi praktik yang besar, sekitar 75 persen, dan teori 25 persen. Mereka juga akan menjalani OJT di tempat-tempat yang relevan sehingga benar-benar siap menjadi tenaga profesional yang dibuktikan dengan sertifikasi,” jelas Anton.
Kegiatan pembukaan ditutup dengan penyerahan simbolis atribut masing-masing jurusan pelatihan, mulai dari helm keselamatan untuk otomotif, rompi keselamatan untuk teknisi AC, perlengkapan kerja bidang kelistrikan, celemek untuk bidang kuliner, hingga perlengkapan hospitality untuk peserta perhotelan. (rls)
Rekomendasi Untukmu































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5509868/original/087496500_1771773254-20260222IQ_Dewa_United_vs_Boreo_FC-07.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511026/original/088863500_1771860265-Half-time.__MandiriTranshipxBaliUnited__Reignite.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5396409/original/019889700_1761733852-20251024AA_Madura_United_vs_Persija_Jakarta-85.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500137/original/026177300_1770815891-Ratchaburi_FC_vs_Persib_Bandung.jpg)









:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403891/original/001872000_1762340486-20251105_162437.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497667/original/079454900_1770646444-Ratchaburi_FC.jpg)