Giantara Serpong City Perkuat Daya Tarik Kawasan, Mal Pertama di Cisauk Segera Hadir

2 hours ago 7

loading...

Infrastruktur yang matang, konektivitas transportasi publik, serta perkembangan fasilitas komersial dan gaya hidup menjadikan kawasan Serpong sebagai incaran untuk bertempat tinggal maupun berinvestasi. Foto/Dok. SindoNews

TANGERANG - Kawasan Tangerang Raya, khususnya Serpong telah dipercaya menjadi pilihan utama masyarakat untuk bertempat tinggal. Infrastruktur yang matang, konektivitas transportasi publik , serta perkembangan fasilitas komersial dan gaya hidup menjadikan kawasan ini sebagai incaran untuk tempat tinggal maupun berinvestasi.

Chief Executive Officer Giantara Group, Cindy Giantara, mengungkapkan preferensi konsumen saat ini telah berkembang. Pembeli tidak lagi hanya mempertimbangkan fasilitas internal proyek, tetapi juga aksesibilitas dan integrasi kawasan. Baca juga: Underpass Giantara Serpong City Resmi Beroperasi, Meningkatkan Nilai Investasi

Selain memiliki lokasi strategis, hunian yang nempel dengan akses transportasi publik di kawasan Serpong hingga Cisauk dan sekitarnya jadi incaran konsumen. ”Contohnya, perumahan yang dekat dengan stasiun commuterline Green Line seperti stasiun Cicayur dan Cisauk, sangat diminati," katanya dalam siaran tertulis, Selasa (17/2/2026).

Giantara Serpong City dikembangkan di atas lahan seluas 109 hektare dengan konsep Transit Oriented Development (TOD). Kawasan ini dilintasi jalur rel kereta dan memiliki Stasiun Cicayur di dalam area pengembangan. Untuk meningkatkan konektivitas, Giantara Serpong City juga telah mengoperasikan underpass sehingga mempermudah mobilitas penghuni.

Dengan infrastruktur kawasan yang telah terbentuk dan telah dihuni sekitar 200 kepala keluarga, di Februari ini Giantara Serpong City meluncurkan produk baru dengan nama Nerin Neo yang merupakan penyempurnaan dari seri Nerin sebelumnya. Produk ini fokus pada tampilan fasad yang lebih modern, clean, dan timeless, sekaligus meningkatkan nilai estetika jangka panjang.

Cindy menambahkan, di awal tahun ini ada sinyal cukup positif terutama pada segmen end-user yang didorong oleh kebutuhan hunian, insentif pemerintah, serta stabilitas suku bunga. “Januari atau kuartal pertama menjadi momentum awal yang baik sebelum pasar biasanya lebih aktif di kuartal berikutnya,” jelasnya.

Chief Marketing Officer Giantara Group Alberto Sutejo mengatakan, saat ini potensi pasar perumahan beragam, dari gen Z hingga milenial. Menurutnya lagi, keduanya lebih menyukai rumah dengan konsep compact, fungsional, fitur smart home, dan lingkungan yang mendukung gaya hidup wellness yang mengedepankan kebugaran fisik dan kesehatan mental.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |