Husniah Minta Perencanaan Daerah Selaras Program Provinsi dan Pusat

11 hours ago 8

BeritaKotaMakassar > Gojentakmapan

RKPD 2027 Gowa Fokus Penanganan Pengangguran dan Kemiskinan

Jumat 10 April 2026 07:00 am oleh

BKM/SAR
MUSRENBANG -- Suasana Musrenbang tingkat Kabupaten Gowa yang dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan di Baruga Tinggimae kompleks rujab bupati Gowa.

BKM/SAR MUSRENBANG -- Suasana Musrenbang tingkat Kabupaten Gowa yang dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan di Baruga Tinggimae kompleks rujab bupati Gowa.

GOWA, BKM — Sekitar 250 orang dari berbagai unsur mengikuti musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tingkat Kabupaten Gowa yang digelar di Baruga Tinggimae kompleks rujab bupati Gowa pada Rabu, 8 April 2026.
Musrenbang RKPD 2027 ini dilaksanakan secara langsung juga melalui luring dan daring yang diikuti berbagai unsur antara lain pemerintah kabupaten, para pimpinan SKPD, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, unsur pemuda, unsur masyarakat, unsur perempuan, unsur anak serta perwakilan kaum difabel.

Dalam musrenbang tersebut, Kepala Bappeda Gowa, Sujjadan, menjelaskan, kali ini RKPD 2027 menitik beratkan pada penanganan pengangguran dan kemiskinan.
Dikatakan Sujjadan, dalam perencanaan daerah memang terkendala tantangan. Pertama adalah efisiensi anggaran yang menuntut pemerintah daerah untuk lebih kreatif mencari sumber-sumber penganggaran yang baru.

Karena hal efisiensi inilah sebut Sujjadan sehingga pemerintah daerah harus mampu menyingkronkan program-program yang ada dengan program pemerintah provinsi dan pusat.
”Itulah sebabnya kita gali berbagai masukan dan saran agar kita bisa akses rencana yang lebih optimal. Salah satu cara kita adalah harus ada kolaborasi dengan pihak swasta sehingga pihak swasta dapat mengalokasikan CSR-nya (Corporate Social Responsibility) dengan mensingkronkan dengan program daerah,” katanya.

Menurutnya, banyak cara untuk berbuat asal mau dan serius bergerak. Salah satu harapan adalah kepada pemuda. ”Memasuki bonus demografi kita berharap pemuda dan pelaku usaha bisa lebih produktif sehingga memiliki keunggulan dan daya saing dalam menuju Indonesia emas 2045 nanti. Mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penyediaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas SDM yang lebih baik,” kata Sujjadan.

Dia menjelaskan, musrenbang RKPD 2027 ini dilakukan untuk menampung seluruh masukan dan usulan yang dilakukan berbagai unsur. Hasil atau output kegiatan ini tambah Sujjadan adalah berhimpunnya saran masukan dan usulan terkait rancangan RKPD 2027 baik program daerah, regional maupun nasional.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Gowa, Fahmi Adam hadir menyampaikan pokok-pokok pikiran yang dirangkum legislatif untuk didorong ke penyusunan RKPD.
Dikatakan Fahmi, pokok-pokok pikiran yang merupakan rangkuman usulan masyarakat konstituen di semua dapil yang kemudian didorong di musrenbang tersebut sangat penting. Fahmi menyebutkan musrenbang ini merupakan representasi langsung suara rakyat yang diperoleh melalui konstitusional yang dijemput melalui reses-reses.

“Pokok-pokok pikiran yang kami ajukan ini bukan pilihan tapi keharusan yang memang harus dilakukan DPRD sebagai salah satu pijakan utama dalam menentukan kebijakan daerah. Di sini, DPRD akan terus menjalankan fungsi dan konstitusionalnya secara profesional tidak dengan hanya sebagai fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan. DPRR harap anggaran yang dibelanjakan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, ” kata Fahmi yang baru dua hari menjabat sebagai pimpinan tertinggi DPRD Gowa ini.

Legislatif kata Fahmi, berharap perencanaan yang dilakukan menghadirkan pembangunan yang adil, merata dan berkelanjutan.
”Kita harus berani menjawab tantangan ke depan dengan langkah konkret dan terukur. Kami percaya bahwa dengan kolaborasi yang baik antara DPRD, pemerintah daerah dan stakeholder akan membuahkan yang terbaik dan manfaatnya dapat dirasakan penuh oleh masyarakat,” tambah Fahmi.

Sementara itu, melalui arahan kebijakan pembangunan Provinsi Sulsel 2027 seperti disampaikan Sekretaris Bappelitbangda Sulsel, Reza Eggy Pandevi, musrenbang ini tidak lain untuk menyelaraskan pembangunan.

”2027 adalah tahun krusial dalam pencapaian target-target RPJMD sehingga perlu percepatan khususnya di Kabupaten Gowa bisa dicapai maksimal. Sangat kami harapkan kontribusi dari Pemkab Gowa untuk mencapai semua perencanaan kita,” jelas Reza.
Hal senada dikatakan Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel, Irawan Dermayasamin Ibrahim. Irawan hadir mewakili gubernur Sulsel menekankan perkembangan pembangunan Sulsel menunjukkan perkembangan positif dimana tingkat kemiskinan terus menurun.

Dikatakan, seluruh daerah harus memastikan perencanaan pembangunan harus lebih terukur dan berbasis data agar perencanaan menjadi lebih maksimal. Apalagi, Gowa merupakan daerah paling tinggi penurunan angka stuntingnya. Dan ini sangat diapresiasi Pemprov.

Bupati Gowa, Husniah Talenrang pun mengaku yakin akan bisa mensinergikan program dan memastikan bahwa pembangunan yang direncanakan ini betul-betul bisa terlaksana baik.
”Musrenbang ini menjadi ruang konsolidasi pembangunan tempat menyelaraskan kebijakan. Karena itu perencanaan pembangunan 2027 harus adaptif terhadap dinamika pembangunan, berintegritas lintas sektor serta mampu menjawab semua isu-isu strategis secara tepat dan terukur. Untuk Gowa ada dua fokus prioritas untuk RKPD 2027 yakni pengangguran dan kemiskinan. Semua arah kebijakan ini harus selaras dengan kebijakan standar pelayan daerah, standar pelayanan minimal dan SDGs (Sustainable Development Goals),” jelas Husniah. (sar)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |