Imunisasi Campak: 8.925 Anak Divaksinasi di Bulukumba

5 hours ago 8

BeritaKotaMakassar > Sulselbar

Kamis 9 April 2026 07:00 am oleh

IMUNISASI CAMPAK -- Dinas Kesehatan Pemkab Bulukumba melaksanakan program imunisasi kejar (catch up) secara serentak sebagai langkah cepat merespon Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.

IMUNISASI CAMPAK -- Dinas Kesehatan Pemkab Bulukumba melaksanakan program imunisasi kejar (catch up) secara serentak sebagai langkah cepat merespon Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.

BULUKUMBA, BKM — Dinas Kesehatan Pemkab Bulukumba melaksanakan program imunisasi kejar (catch up) secara serentak sebagai langkah cepat merespon Kejadian Luar Biasa (KLB) campak. Program ini merupakan bagian dari upaya nasional yang juga dilaksanakan di beberapa daerah lain seperti Maros, Luwu Timur dan Jeneponto.

Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba, dr. Amrullah Rabu (8/4) menegaskan imunisasi merupakan langkah paling efektif dalam mencegah penyebaran campak, terutama pada anak-anak. Pelaksanaan imunisasi Kejar ditargetkan selesai di bulan April 2026.
Sasaran imunisasi kejar sebanyak 1004 sasaran untuk imunisasi campak 1 dan 886 sasaran untuk imunisasi campak 2, serta 7035 sasaran untuk kelas 1 SD, sehingga total sasaran kejar sebanyak 8925 anak.

Capaian imunisasi campak 1 ( MR1) 773 atau 76,9 persen, capaian imunisasi campak 2 (MR2) 639 atau 72,2 persen dan Capaian MR kelas 1 SD sebanyak 5863 atau 83,4 persen
“Peningkatan kasus campak ini menjadi perhatian serius. Kami mengajak seluruh orang tua untuk memastikan anak-anaknya mendapatkan imunisasi lengkap. Imunisasi kejar ini penting untuk menutup kesenjangan yang selama ini terjadi,” ujar Amrullah.

Dia menambahkan bahwa keberhasilan pengendalian campak sangat bergantung pada dukungan semua pihak, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah desa, satuan pendidikan, hingga organisasi masyarakat dan keagamaan.

“Diperlukan kolaborasi semua stakeholder agar cakupan imunisasi dapat merata hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Dengan begitu, kita bisa membentuk kekebalan kelompok yang kuat dan mencegah terjadinya wabah,” tambahnya.
Pemkab Bulukumba mengimbau masyarakat untuk segera membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat, seperti puskesmas, rumah sakit, maupun fasilitas kesehatan swasta, guna mendapatkan imunisasi campak secara gratis sesuai program yang telah disiapkan.

Dengan gerak bersama dan kesadaran kolektif masyarakat, diharapkan penyebaran campak dapat ditekan serta kesehatan anak-anak di Kabupaten Bulukumba tetap terjaga.
Pemkab Bulukumba mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit campak dan kini mengalami peningkatan kasus di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Bulukumba.
Berdasarkan data surveilans dan investigasi epidemiologi, peningkatan kasus campak dipengaruhi masih adanya kesenjangan cakupan imunisasi rutin. Kondisi ini menyebabkan menurunnya kekebalan kelompok (herd immunity) sehingga risiko penularan menjadi lebih tinggi di tengah masyarakat. (ful)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |