Jan Olde Riekerink Ingatkan Dewa United soal Ancaman Persis di Laga Krusial: Pertaruhan Dua Ambisi Besar!

5 hours ago 3

Bola.com, Jakarta - Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, sangat antusias menyambut duel melawan Persis Solo pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026. Menurutnya, partai ini mempertemukan dua tim yang sama-sama punya ambisi besar untuk memperjuangkan misinya.

Menjelang laga yang akan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (16/5/2026) pukul 19.00 malam WIB itu, Jan Olde Riekerink menyadari ambisi besar Persis yang ingin mengusahakan nasibnya agar tak terdegradasi pada akhir musim nanti.

“Menurut saya, ini adalah pertandingan antara dua tim dengan ambisi yang berbeda. Persis Solo tidak ingin terdegradasi, jadi mereka tahu mereka harus memenangkan dua pertandingan terakhir,” kata Jan Olde Riekerink, Jumat (15/5/2026).

Namun, juru taktik asal Belanda itu juga menyayangkan karena laga penting lainnya yang bakal menentukan nasib Persis, yakni PSIM Yogyakarta kontra Dewa United, tidak digelar bersamaan karena bergulir pada Minggu (17/5/2026).

“Dan mereka juga harus bergantung pada hasil Madura United. Sejujurnya, sangat disayangkan kami tidak bertanding pada waktu yang sama. Saya rasa Madura United bermain sehari setelahnya,” ujar dia.

Persaingan juara Super League 2025/2026 antara Persib Bandung dan Borneo FC semakin panas hingga pekan terakhir. Direktur Operasional I.League, Asep Saputra, memastikan operator kompetisi menyiapkan trofi juara di dua stadion berbeda karena pemenang ...

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Pertaruhan Dua Ambisi

Jan Olde Riekerink menyadari ambisi yang dipertaruhkan di laga ini. Jika Persis Solo ingin selamat dari degradasi, Dewa United menganggap laga ini menjadi momentum penting untuk bertahan di empat besar klasemen.

“Saya rasa kami tidak memiliki awal musim yang bagus lagi, seperti tiga tahun terakhir, tapi awalnya ambisi kami adalah masuk enam besar, lalu kami menargetkan lima besar, dan saya rasa itu sesuatu yang benar-benar ada di dalam tim,” kata dia.

“Jadi laga ini tentang tim yang ingin finis di peringkat keempat liga, dan tentang tim yang ingin terhindar dari degradasi. Jadi, masih banyak yang dipertaruhkan dalam pertandingan ini," lanjut pelatih berusia 63 tahun itu.

Tidak Diuntungkan Rekor

Meskipun Laskar Sambernyawa berada di zona merah dan kalah rekor pertemuan dengan Dewa United, Jan Olde Riekerink meminta anak asuhnya tetap waspada. Persis sudah memiliki kekuatan yang berbeda jika dibandingkan putaran pertama atau musim-musim sebelumnya.

“Tidak, rekor ini sama sekali tidak jadi keuntungan buat kami, karena mereka memiliki tim yang sama sekali berbeda dari yang kami hadapi pertama kali, dan juga yang kami hadapi tahun lalu,” ujar eks pelatih Galatasaray itu.

“Jadi, jika Anda bermain melawan tim yang sama, itu merupakan keuntungan, tetapi jika Anda bermain melawan tim yang hampir 60% pemainnya baru, maka Anda tidak bisa membandingkannya,” imbuhnya.

Bertahan di Empat Besar

Setelah sempat tercecer pada putaran pertama, Dewa United berhasil merangsek naik ke empat besar klasemen karena mengukir rekor impresif. Mereka mengumpulkan 53 poin dari 32 laga di BRI Super League 2025/2026.

Ricky Kambuaya dan kawan-kawan sudah tak tersentuh kekalahan pada delapan pertandingan terakhir. Dari semua laga itu, enam duel di antaranya berujung kemenangan. Catatan inilah yang membawa mereka naik ke papan atas klasemen.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |