Kadir Halid Terima Keluhan Soal Infrastruktur Jalan

1 week ago 24

BeritaKotaMakassar > Politik

Kamis 19 Februari 2026 07:00 am oleh

IST
SERAP ASPIRASI--Anggota DPRD Sulsel HA Kadir Halid menyerap aspirasi di Kompleks Hartako Makassar

IST SERAP ASPIRASI--Anggota DPRD Sulsel HA Kadir Halid menyerap aspirasi di Kompleks Hartako Makassar

MAKASSAR, BKM–Legislator Partai Golkar Selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, HA Kadir Halid menerima bamyak keluhan dan masukan dari warga ketika menyerap aspirasi dalam kegiatan reses di Jalan Dg Tata, Komplek Hartaco Indah, Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, Makassar, Selasa (17/2).

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah aspirasi masyarakat mencuat, mulai dari persoalan drainase, pengelolaan sampah, hingga perbaikan fasilitas umum dan infrastruktur jalan.

Salah seorang warga, Ibrahim Wahid, menyoroti kondisi lapangan tenis di kompleks perumahan yang dinilai semakin memprihatinkan. Ia berharap pemerintah tak hanya menghadirkan program bedah rumah, tetapi juga memperhatikan fasilitas olahraga warga.

“Kalau ada bedah rumah, bisa juga ada bedah lapangan tenis. Minimal pagarnya diperbaiki, karena lapangan ini lengkap tapi satu per satu fasilitas dicuri,” ujarnya.

Ibrahim juga mengusulkan pembangunan Taman Hartaco sebagai ruang publik yang dilengkapi jogging track untuk menunjang aktivitas olahraga warga.

Senada, Ketua Forum Komunikasi Masyarakat (FKM) Parang Tambung, Ismail, meminta perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan di depan SMP Negeri 18 Makassar di Jalan Daeng Tata.

Menurutnya, kerusakan jalan tersebut sudah lama disuarakan melalui musrenbang kelurahan, namun hingga kini belum terealisasi.

“Lima tahun lalu sudah saya sampaikan di musrenbang. Jalan depan SMP 18 sangat memprihatinkan. Tiga lurah menjabat, setiap lurah saya sampaikan,” tegas Ismail.

Menanggapi berbagai aspirasi itu, Kadir Halid yang juga Ketua Komisi D DPRD Sulsel menyebut persoalan utama yang disampaikan warga adalah drainase atau got yang tersumbat dan rusak, sehingga kerap menyebabkan genangan air.

Selain itu, warga juga mengeluhkan minimnya armada pengangkut sampah di Kelurahan Parang Tambung. Saat ini, armada yang tersedia disebut baru berjumlah tujuh unit, sementara wilayah tersebut memiliki enam RW dengan total 12 RT dan cakupan perumahan yang cukup luas.

“Aspirasi pertama menyangkut got yang buntu atau rusak. Kedua soal sampah, armadanya masih kurang karena wilayah ini paling banyak RW dan RT-nya,” kata Kadir.

Terkait perbaikan jalan di depan SMP Negeri 18 Makassar, Plt Ketua Harian Golkar Sulsel ini menyatakan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar karena kemungkinan menjadi kewenangan pemerintah kota.

Sementara untuk ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi, seperti Jalan Kumala yang tembus ke Jalan Daeng Tata, pihaknya berkomitmen mengusulkan perbaikan pada tahun anggaran 2027.

“Kalau kewenangan provinsi menyangkut jalan, seperti Jalan Kumala tembus Jalan Tata, itu akan kami programkan untuk diperbaiki pada 2027,” jelasnya.

Ia menegaskan, seluruh aspirasi masyarakat yang diterima dalam reses akan disampaikan dan diperjuangkan sesuai dengan pembagian kewenangan antara pemerintah kota dan provinsi (rif)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |