Kenali Puasa Tarwiyah dan Arafah, Puasa Populer di Bulan Zulhijjah

2 hours ago 2

loading...

Puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan puasa sunnah yang sangat populer dan dianjurkan di bulan Zulhijjah. Umat Muslim penting mengenali dan mengetahui puasa tersebut, termasuk persamaan dan perbedaannya.. Foto ilustrasi/ist

Puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan puasa sunnah yang sangat populer dan dianjurkan di bulan Zulhijjah . Umat Muslim penting mengenali dan mengetahui puasa tersebut, termasuk pahala dan perbedaannya.

Perbedaan puasa Arafah dan Tarwiyah adalah terletak pada hari dan tanggal pelaksanaannya. Puasa Tarwiyah dilakukan pada tanggal 8 Zulhijah karena pada saat itu disebut hari Tarwiyah. Sedangkan puasa Arafah dilakukan pada 9 Zulhijah, yaitu pada hari Arafah.

Pada 8 Zulhijah, kita dianjurkan untuk melakukan amal saleh termasuk puasa sunnah Tarwiyah. Dasar puasa di hari Tarwiyah ini adalah sebuah hadis yang menyebutkan keutamaan puasa sunnah Tarwiyah sebagai berikut:

صوم يوم التروية كفارة سنة وصوم يوم عرفة كفارة سنتين

Artinya, “Puasa hari Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun. Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun,” (HR Abus Syekh Al-Ishfahani dan Ibnun Najar).

Hanya saja, sebagian ahli hadis mempermasalahkan riwayat hadis ini karena memuat seorang perawi yang bermasalah. Mereka menyimpulkan bahwa hadis ini tidak dapat dijadikan sandaran atau hujjah syar’iyyah.

Baca juga: Fakta Menarik Bulan Zulhijjah, Banyak Kisah Agung Para Nabi Terjadi di Dalamnya

Namun demikian, anjuran untuk mengamalkan puasa tarwiyah dapat ditemukan dari dalil umum sejumlah hadis yang mengajak umat Islam untuk beramal saleh terutama pada 10 hari pertama bulan Dzulhijah. Berikut ini adalah hadits riwayat Ibnu ‘Abbas RA dalam Sunan At-Tirmidzi:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ما من أيام العمل الصالح فيهن أحب إلى الله من هذه الأيام العشر

Artinya, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Tiada ada hari lain yang disukai Allah SWT untuk diisi dengan ibadah sebagaimana (kesukaan-Nya pada) sepuluh hari ini,’” (HR At-Tirmidzi).

Ibnu Muflih dalam Al Furu’ -yang merupakan kitab Hanabilah- mengatakan, “Disunnahkan melaksanakan puasa pada 10 hari pertama Dzulhijah, lebih-lebih lagi puasa pada hari kesembilan, yaitu hari Arafah. Demikian disepakati oleh para ulama.”

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |