![]()
Selasa 21 Juli 2026 07:00 am oleh ronalyw
IST Frederik Kalalembang
BELOPA, BKM — Anggota DPR RI dari Partai Demokrat Frederik Kalalembang disentil sebagai ‘penumpang gelap’ pada perjuangan Wija to Luwu agar Luwu Raya dapat menjadi Provinsi baru.
“Saya mengingatkan seluruh Wija to Luwu agar tetap menjaga persatuan dan konsistensi perjuangan. Jangan sampai ada pihak-pihak tertentu yang mencoba menyusup atau membelokkan agenda besar yang selama ini telah diperjuangkan bersama,”ujar tokoh pemuda Luwu Raya Listan dalam keterangannya di Belopa, Sabtu (18/7).
Listan menyinggung kemungkinan munculnya “penumpang gelap” yang memanfaatkan momentum terbukanya peluang pembentukan Provinsi Luwu Raya.
Pernyataan itu, menurutnya, relevan menyusul mencuatnya wacana memasukkan wilayah Toraja ke dalam cakupan Provinsi Luwu Raya setelah adanya usulan yang disampaikan anggota DPR RI, Frederick Kalalembang kepada Kepala Staf Kepresidenan baru-baru ini.
Listan menegaskan bahwa perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya tidak pernah memasukkan wilayah Toraja sebagai bagian dari wilayah administratif provinsi yang diusulkan. Menurutnya, komposisi wilayah calon Provinsi Luwu Raya telah lama menjadi kesepakatan bersama dan tidak perlu diperdebatkan kembali.
“Tidak ada Toraja dalam agenda pembentukan Provinsi Luwu Raya. Hanya ada Luwu, Palopo, Luwu Tengah, Luwu Utara dan Luwu Timur. Itu sudah final dan menjadi bagian dari konsensus perjuangan yang selama ini dibangun oleh seluruh elemen masyarakat Luwu Raya,”sindirnya.
Dia berharap seluruh pihak dapat menghormati proses dan sejarah panjang perjuangan masyarakat Luwu Raya dalam memperjuangkan daerah otonom baru tersebut. Menurutnya, setiap aspirasi daerah memiliki ruang untuk diperjuangkan, namun tidak seharusnya mengubah substansi perjuangan yang telah disepakati masyarakat Luwu Raya selama bertahun-tahun.
“Perjuangan ini lahir dari aspirasi Wija to Luwu dan masyarakat Luwu Raya yang memiliki sejarah panjang. Karena itu, mari kita saling menghormati perjuangan masing-masing dan tetap menjaga fokus agar cita-cita pembentukan Provinsi Luwu Raya dapat segera terwujud,” pungkasnya.
Listan tak lupa, mengapresiasi langkah Tim Pemekaran Badan Pekerja Pembentukan Daerah Otonom Baru (BPP DOB) Provinsi Luwu Raya yang baru-baru ini melakukan pertemuan dengan Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi tonggak penting yang semakin menguatkan posisi perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya di tingkat nasional.
Perkembangan tersebut harus menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat Luwu Raya untuk tetap menjaga soliditas dan konsistensi perjuangan. Menurutnya, semakin dekat sebuah cita-cita diwujudkan, semakin besar pula kemungkinan munculnya pihak-pihak yang mencoba mengganggu arah perjuangan.
Karena itu, Listan mengingatkan seluruh Wija to Luwu agar tetap berpegang pada garis perjuangan yang telah disepakati bersama dan tidak mudah terpengaruh isu-isu yang berpotensi memecah konsentrasi gerakan.
“Saya mengingatkan seluruh Wija to Luwu agar tetap menjaga persatuan dan konsistensi perjuangan. Jangan sampai ada pihak-pihak tertentu yang mencoba menyusup atau membelokkan agenda besar yang selama ini telah diperjuangkan bersama,” katanya.
Listan bahkan menyinggung kemungkinan munculnya “penumpang gelap” yang memanfaatkan momentum terbukanya peluang pembentukan Provinsi Luwu Raya. (rif)
Rekomendasi Untukmu































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405356/original/074050200_1762458033-1000096973.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553485/original/012204900_1775976887-WhatsApp_Image_2026-04-11_at_23.40.54__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539719/original/000758000_1774614739-Kep._Solomon_vs_Bulgaria-22.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539819/original/082336000_1774624127-IMG_6444.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536895/original/005142200_1774348762-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536846/original/022230100_1774345548-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-10.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483594/original/063981100_1769399025-AFC-Asian-Cup-Saudi-Arabia-2027-Logo.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477499/original/043013100_1768830531-berita-banner-fifa-series-_x600.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541714/original/005147800_1774879977-20260330AA_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549685/original/044942600_1775627882-mf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517070/original/014834200_1772388024-1000292775.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545586/original/056870300_1775200676-1000823614.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539867/original/084374500_1774653145-Timnas_Indonesia_vs_Saint_Kitts_and_Nevis-33.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5046704/original/088175000_1733934093-Dony_Tri_Pamungkas_Cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5482980/original/028543000_1769312483-1001879229.jpg)

