![]()
Jumat 30 Januari 2026 15:36 pm oleh rus bkm
Simulasi pemanfataan ransel dan kantong plastik untuk mitigasi bencana banjir dalam coffee morning Pangdan XIV/Hasanuddin di pinggir kolam Tirta Lontara, Jumat (30/1).
MAKASSAR, BKM — Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, menggelar coffee morning bersama wartawan, Jumat (30/1) di pinggir kolam Tirta Lontara, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus edukasi mitigasi bencana, khususnya banjir, dengan memanfaatkan ransel dan kantong plastik sebagai alat apung darurat.
Coffee morning tersebut dilatarbelakangi oleh meningkatnya intensitas bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, seperti Sumatra dan Jawa. Dalam suasana santai, Pangdam XIV/Hasanuddin menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan media yang kerap berada di garis depan saat bencana terjadi.
”Pagi ini sengaja saya meminta untuk bisa bersilaturahmi dengan para awak media. Ini dilatarbelakangi dengan peristiwa bencana Sumatra dan Jawa,” ujar Pangdam.
Menurut Mayjen TNI Bangun Nawoko, keberadaan awak media dan prajurit TNI di lokasi bencana memiliki keterkaitan yang tidak terpisahkan.”Di mana ada bencana disitu ada awak media. Di mana ada bencana di situ pasti ada tentara, jadi ini seperti simbiosis,” lanjutnya.
Selain berdiskusi, Pangdam XIV/Hasanuddin juga memeragakan simulasi sederhana penanganan bencana banjir. Dalam simulasi tersebut, ransel yang biasa digunakan sehari-hari diperlihatkan dapat berfungsi sebagai alat apung dengan memanfaatkan kantong plastik yang diisi udara dan tidak bocor.
”Mengingat akhir-akhir ini banyak sekali terjadi bencana, maka kita memberikan sedikit edukasi bagaimana cara mengatasi bencana, contohnya itu banjir. Selama ini banyak yang hanya memakai untuk sehari-hari, padahal tas-tas itu bisa digunakan sebagai pelampung darurat sehingga harapan kita teman-teman media ini pada saat meliput kegiatan bencana yang selalu berisiko ini, risikonya bisa berkurang hanya dengan bermodalkan plastik dan tas,” sambungnya.
Ia menjelaskan, ransel yang umum dipakai jurnalis maupun masyarakat dapat dimaksimalkan fungsinya dalam kondisi darurat dengan cara sederhana.
”Tas yang teman-teman media sering pakai itu mungkin tas punggung, bahkan masyarakat juga seperti itu. Nah, di dalamnya biasa ada pakaian, hp, laptop dan lain sebagainya. Itu tinggal dimasukkan ke dalam plastik kemudian ditiup, lalu plastik tersebut diikat kemudian ransel ditutup. Satu ransel itu bisa mengapungkan dua orang. Kalau ransel militer kita itu bisa sampai tujuh orang,” terangnya.
Menurut Pangdam, metode ini juga relevan digunakan oleh masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir maupun nelayan saat menghadapi kondisi darurat di laut.
”Ini juga sangat bisa digunakan oleh masyarakat yang daerahnya sering terjadi bencana banjir, atau bahkan nelayan itu bisa juga digunakan saat situasi darurat,” bebernya.
Ia menegaskan, jenis kantong plastik yang digunakan tidak harus khusus, selama tidak bocor dan mampu menahan udara. “Plastik apa saja, yang jelas tidak bocor,” sebutnya.
Melalui kegiatan coffee morning ini, Mayjen TNI Bangun Nawoko berharap sinergi antara TNI dan media semakin kuat, sekaligus memberikan edukasi praktis yang dapat mengurangi risiko keselamatan saat menghadapi bencana banjir. (jar)
Rekomendasi Untukmu































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5315669/original/036979300_1755166331-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__5_of_75_.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377618/original/064730800_1760124644-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311465/original/049606900_1754884729-ciro.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405336/original/061289300_1762440742-572131650_18535400431006712_4651309828750451428_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406850/original/000591700_1762613614-WhatsApp_Image_2025-11-06_at_13.53.00.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307153/original/098770300_1754459746-1000192530.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371309/original/097536600_1759646645-peter.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390103/original/004877800_1761227059-adam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5144183/original/026949400_1740573054-20250226AA_PSIM_Yogyakarta_vs_Bhayangkara_FC-19.JPG)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405414/original/096964600_1762479709-Red_Star_Belgrade_vs_Lille-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405312/original/059386900_1762438221-574304230_18541908433014746_929382813160626846_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403485/original/072797900_1762328490-572646150_18527069410028443_2263908646431501846_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406000/original/064856300_1762507540-Arema_FC_vs_Persija_Jakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392250/original/080775500_1761411007-InShot_20251025_234741533.jpg)