Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen

18 hours ago 12

loading...

Nyimas Utari Sandijayaningsih, anggota pasukan intelijen Kerajaan Mataram yang sangat mematikan. Pasukan ini dibentuk oleh Sultan Agung melalui Ki Bagus Wanabaya dengan sebutan Dom Sumurup Ing Banyu. Foto/perpusnas.go.id

SOSOK Ki Bagus Wanabaya, salah seorang petinggi Kerajaan Mataram menyiapkan pasukan khusus telik sandi atau intelijen di dekat Batavia yang menjadi pusat kekuasaan penjajah Belanda atau VOC. Pasukan rahasia Kerajaan Mataram yang sangat mematikan itu, dikenal dengan sebutan Dom Sumurup Ing Banyu.

Pasukan ini dibentuk setelah tentara VOC di bawah kepemimpinan Gubernur Jenderal VOC JP Coen begitu kuat dan sulit ditaklukkan oleh pasukan Kesultanan Mataram. Demi melemahkan kekuatan pasukan VOC, Sultan Agung sebagai pemimpin Kesultanan Mataram memerintahkan Ki Bagus Wanabaya untuk menjalankan misi rahasia membunuh JP Coen.

Baca juga: Hanyakrakusuma, Sultan Agung Mataram yang Tak Gentar Tantang Belanda

Tak banyak catatan tentang keberadaan pasukan intelijen Dom Sumurup Ing Banyu, yang begitu dijaga ketat kerahasiaannya tersebut. Nama pasukan telik sandi Dom Sumurup Ing Banyu salah satunya muncul dalam penelitian Oral History Universitas Indonesia (UI), yang dibawakan oleh R. Rahmat Romadon, Nurazizah, dan Rachmi Yamini.

Dalam penelitian dengan judul "Situs Makam Nyimas Utari Sandijayaningsih" tersebut, disebutkan bahwa pasukan Dom Sumurup Ing Banyu disiapkan Ki Bagus Wanabaya di sekitar wilayah yang kini masuk administrasi Kelurahan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat.

Dalam laporan tertulis hasil penelitian bahwa salah satu narasumber penilitian Hasnan Habib mengungkapkan, kisah kepahlawanan pasukan telik sandi Mataram, Dom Sumurup Ing Banyu diketahuinya melalui cerita tutur sejumlah tokoh lokal di Kelurahan Tapos. Di antaranya yakni Kong Minggu, Kong Suin, dan Kong Tahib.

Baca juga: Kisah Makam Giriloyo, Makam Ghaib Sultan Agung

Para peniliti, dalam laporan tertulisnya disebutkan sempat berhasil menemui Kong Tahib. Dalam pertemuan tersebut, Kong Tahib sempat memperlihatkan benda pusaka berupa keris peninggalan Mataram, dari leluhurnya sebagai bukti otentik keturunan pasukan telik sandi Mataram.

Kepada para peneliti, Kong Tahib mengaku mengetahui cerita tentang pasukan telik sandi Dom Sumurup Ing Banyu, serta Nyimas Utari, dari kitab catatan harian prajurit telik sandi Mataram, warisan leluhur dari almarhum Kong Minggu.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |