Pengasuh Ponpes Sembilangan: Kepanitiaan Muktamar ke-35 NU Pertaruhkan Marwah Jam'iyyah

10 hours ago 10

loading...

Pengasuh Ponpes Sembilangan, Bangkalan, Madura, KH Muhammad Shofwan Taj menyatakan susunan kepanitiaan Muktamar ke-35 NU jadi pertaruhan jam’iyyah. Foto/Ilustrasi/Dok.SindoNews

BANGKALAN - Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sembilangan, Bangkalan, Madura, KH Muhammad Shofwan Taj menyatakan susunan kepanitiaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang diputuskan dalam rapat pleno Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) jadi pertaruhan jam’iyyah. Termasuk dalam pelaksanaan Konbes dan Munas Alim Ulama.

"Nahdliyyin mencermatinya dengan seksama persiapan Muktamar ke-35 NU, sekaligus Konbes dan Munas Alim Ulama. Respons awal justru dipenuhi kecurigaan. Bukan sekadar anomali biasa, melainkan sinyal kuat adanya pergeseran arah sekaligus potensi gejolak," ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Baca juga: Muktamar NU dan Jalan yang Lurus

Menurut Lora Shofwan sapaan akrab KH Muhammad Sofwan Taj, kewajiban Rais Aam dan Ketua Umum PBNU sebagai mandataris Muktamar ke-34 adalah menyelenggarakan muktamar berikutnya, yakni Muktamar ke-35, secara bersama-sama. Tanggung jawab ini semestinya berjalan linier dan terdelegasi secara proporsional dalam struktur Rais Aam beserta para wakilnya, demikian pula Ketua Umum PBNU dengan jajaran wakilnya.

Dalam hal ini, fungsi syuriyah dijalankan melalui peran Steering Committee (SC), sementara fungsi tanfidziyah diemban oleh Organizing Committee (OC).

"Namun, dalam rapat PBNU menetapkan Ketua SC adalah Katib Aam KH Said Asrori, sedangkan Sekretaris SC adalah Rais PBNU Prof M Nuh. Pertanyaannya, mengapa bukan Wakil Rais Aam? Demikian pula pada OC, Ketua dijabat oleh Sekretaris Jenderal Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul, sementara posisi Sekretaris justru dipegang oleh Wakil Ketua Umum, H Amin Said Husni. Komposisi kepanitiaan inti ini tampak tidak mengikuti standar lazim, dan penempatan figur berdasarkan jabatannya pun terasa janggal serta tidak proporsional," ucapnya.

Baca juga: Jelang Muktamar ke-35, Institut Nahdliyin Nusantara Ungkap 14 Kandidat Ketum PBNU

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |