Pimpinan dan Anggota Komisi E Sentil Kebersihan RS Labuang Baji

11 hours ago 7

BeritaKotaMakassar > Politik

Jumat 10 April 2026 07:00 am oleh

IST
Vonny Ameliani Suardi

IST Vonny Ameliani Suardi

MAKASSAR, BKM–Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan menemukan sejumlah persoalan yang ada di Rumah Sakit sehingga harus melakukan pembenahan meningkatkan pelayanan termasuk soal kebersihan.

Sorotan ini disampaikan legislator Gerindra Vonny Ameliani Suardi yang mengaku masih menerima laporan banyak Rumah Sakit di Sulsel yang kurang menjaga kebersihan padahal menurutnya salah satu yang harus menjadi perhatian soal kebersihan.

“Jadi mohon maaf sebelumnya kami meminta kepada kepada RS untuk bisa mengutamakan kenyamanan pasien. Jadi Sedikit masukan untuk RS Labuang Baji menjadi catatan khusus karena RS nya kotor dan harus di tingkatkan kebersihan,”ucap Vonny Ameliani disela-sela mengikuti rapat kerja (Raker) dalam rangka pembahasan laporan kegiatan pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulawesi Selatan Akhir Tahun Anggaran 2025 di kantor Bina Marga jalan AP Pettarani, Kamis (9/4).

Vonny Ameliani menyampaikan bahwa masukan yang di berikan kepada RS Labuang Baji karena dirinya pernah berkunjung yang dinilai kotor karena banyak kotoran di langit-langit dan juga berjamur, padahal menurutnya ada anggaran perbaikan dan pemeliharaan supaya pasien merasa nyaman.

“Anggaran pemeliharaan harusnya ni menjadi perhatian untuk membeli cat anti lumut dan semoga ini menjadi perhatian dan terealisasi,” tuturnya.
“Pasien wajib mendapatkan pelayanan yang profesional sehingga kami mendorong hal ini menjadi perhatian khusus dari direksi RS,”pintanya.
Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi E DPRD Sulsel Andi Tenri Indah, bahwa ada di RS ada biaya pemeliharaan yang nilainya puluhan miliar sehingga tak ada istilah tak menjaga kebersihan di RS.

“Memang hal ni sepele kelihatannya tapi ini perlu menjadi perhatian kepada direksi RS karena anggaran pemeliharaan juga besar. Kebersihan harus utama dalam melakukan pelayanan agar pasien merasa nyaman,”tutupnya.

Pada Raker itu, Komisi E mengundang mitra kerja, diantaranya Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Direktur RSUD Labuang Baji, Direktur RSKD Dadi, Direktur RSUD Sayang Rakyat, Direktur RSUD Haji, Kepala Bappeda Sulsel, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Inspektur Daerah, Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah dan Tenaga Ahli Komisi E DPRD. (rif)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |