Pohon Kurma Berbuah di Kantor Polisi: Kisah Unik Polsek

5 hours ago 7

BeritaKotaMakassar > Sulselbar

Kamis 9 April 2026 07:00 am oleh

 Kisah Unik Polsek

Kapolsek Kaget, Pohon Kurma Berbuah

PAREPARE, BKM — Pemandangan tak biasa menghiasi halaman Kantor Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Polres Parepare. Sebab ada dua pohon kurma jenis Barhi atau Barhee yang tumbuh subur dan berbuah.
Kapolsek KPN Parepare, Iptu Suardi mengatakan bibit pohon kurban itu merupakan pemberian dari seorang ustazah sekitar empat tahun silam. Dia mengaku sempat terkejut melihat perkembangan tanaman tersebut yang subur dan kini berbuah.

“Bibitnya ini dikasih dulu sama ustazah, dan jujur saya juga tidak menyangka ini bisa tumbuh bahkan sampai berbuah seperti sekarang,” ungkap Iptu Suardi, Selasa (7/4).
Dia mengungkapkan pohon kurma yang ditanam memang berjenis betina dan jantan. Pohon kurma itu dapat berbuah karena Suardi memahami teknik penyerbukan silang demi merangsang munculnya bakal buah.

Dia memperhatikan dengan seksama kemunculan bunga pada pohon betina sebelum bulan Ramadan lalu. Dia kemudian melakukan proses perkawinan manual. ”Memang sengaja ditanam dua jenis bibit karena katanya harus dikawinkan kalau mau berbuah, jadi sebelum Ramadan kemarin saya kawinkan bunga pohon betina dengan pohon jantannya,” jelasnya
Upaya tersebut membuahkan hasil manis ketika memasuki bulan Ramadan, di mana butiran buah mulai bermunculan dan terus membesar hingga saat ini. Meski tinggi batang pohonnya baru mencapai sekitar satu meter, lambaian daunnya yang hijau pekat sudah menjulang hingga ketinggian tiga meter.

Pada pohon betina, terdapat sekitar 50 biji kurma muda berwarna hijau yang menggantung dalam satu tangkai dan menjadi perhatian warga. Kondisi geografis kantor polisi yang berada di tepi laut ternyata memberikan kontribusi positif karena karakteristik tanahnya yang cenderung berpasir menyerupai habitat asli kurma.

Menurut Suardi, tekstur tanah di Kelurahan Mallusetasi, Parepare sangat mendukung sistem perakaran pohon. Sehingga tanaman seperti kurma bisa tetap tumbuh kokoh.
“Tanah di sini memang berpasir karena lokasinya sangat dekat dengan pantai, sehingga mungkin itu yang membuat pohonnya cocok tumbuh di area parkiran ini,” kata Suardi.
Dukungan nutrisi pun diberikan secara rutin agar kualitas buah yang dihasilkan tetap terjaga meski berada di lingkungan yang terpapar uap garam. Untuk menjaga kelangsungan hidup pohon kurma, Suardi melibatkan anggotanya yang menjalankan tugas piket.

“Setiap hari anggota yang piket wajib menyiramnya secara rutin seperti menyiram tanaman bunga biasa, selain itu kami juga rutin memberikan pupuk buah sebanyak tiga kali dalam sebulan,” ungkapnya.

Selain asupan nutrisi, perawatan fisik seperti pemangkasan pelepah yang telah mengering juga dilakukan. Hal itu untuk memastikan energi pohon terfokus pada perkembangan buah.
“Kami rutin merawat dan memangkas dahan yang sudah mati agar pertumbuhannya lebih bagus dan estetikanya tetap terjaga di halaman kantor,” ujar Suardi.
Kini, dua pohon kurma tersebut tidak hanya menjadi peneduh area parkir. Tetapi juga menjadi simbol ketekunan jajaran Polsek KPN dalam merawat lingkungan pelabuhan.(mup/D)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |