Polimarim AMI Makassar Perkuat SDM dengan Mengirim 9 Dosen Studi Magister ke UKI Paulus

1 day ago 12

BeritaKotaMakassar > Metro

Jumat 6 Maret 2026 07:14 am oleh

Direktur Polimarim AMI Makassar, Dr. H. Amrin bersama Direktur Pascasarjana UKI Paulus, Prof. Dr. Ir. Yoel Pasae.

Direktur Polimarim AMI Makassar, Dr. H. Amrin bersama Direktur Pascasarjana UKI Paulus, Prof. Dr. Ir. Yoel Pasae.

MAKASSAR, BKM — Politeknik Maritim AMI Makassar (Polimarim) mengambil langkah strategis memperkuat sumber daya manusia dengan mengirim sembilan dosen melanjutkan studi magister di Program Studi S2 Teknik Mesin Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus Makassar.

Lebih dari itu, Direktur Polimarim, Dr. Ir. H. Amrin, S.E., S.T., M.M., M.A.P., CRP, CIQA telah lebih dulu menunjukkan komitmen nyata dengan ikut menjadi mahasiswa di kampus tersebut dan telah menyelesaikan jenjang magister.

Kerja sama ini tidak hanya sebagai formalitas antarinstitusi, melainkan menjadi model konkret peningkatan kapasitas dosen yang diapresiasi oleh Direktur Pascasarjana UKI Paulus, Prof. Dr. Ir. Yoel Pasae, S.T., M.T. Ia menilai keterlibatan langsung Amrin sebagai bukti kepemimpinan yang memberi contoh bagi sivitas akademika.

Dr. Ir. H. Amrin menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia adalah hal yang tidak bisa ditawar. Ia menyatakan, “Kualitas SDM merupakan hal yang tak bisa ditawar-tawar bagi saya dan Polimarim. Begitu UKI Paulus Makassar membuka S2 Teknik Mesin, saya kirim dosen untuk kuliah.”

Amrin juga menambahkan bahwa dirinya bersama Wakil Direktur IV Polimarim ikut berpartisipasi sebagai mahasiswa untuk memberikan semangat dalam kelas kerja sama tersebut.

Prof. Yoel mengungkapkan rasa terkejutnya saat mengetahui banyak dosen Polimarim yang berminat melanjutkan studi di UKI Paulus. “Awalnya ada SDM Polimarim yang mau ikut kuliah. Saya sangat surprise. Lalu Pak Direktur menawarkan kelas kerja sama. Dan hari ini hasilnya, studi bisa tepat waktu,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia memuji Amrin sebagai figur pembelajar sepanjang hayat yang menjadi teladan bagi generasi muda untuk terus belajar dan menuntut ilmu. “Beliau ini contoh lifelong learner. Tidak mengenal umur dan waktu. Bahkan ini gelar kesembilan beliau. Ini bisa menjadi teladan bagi yang muda-muda agar terus sekolah dan belajar,” beber Prof. Yoel.

Rektor UKI Paulus, Prof. Dr. Agus Salim, juga memberikan apresiasi dan berharap kerja sama ini dapat berkembang tidak hanya pada program magister, tetapi juga pada penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Program Pascasarjana UKI Paulus saat ini mengelola empat program studi magister yaitu Teknik Mesin, Teknik Sipil, Hukum, dan Manajemen. Untuk jenjang doktoral, tersedia Program Doktor Hukum, dengan dua program S3 baru di bidang Ekonomi dan Teknik Sipil yang sedang dalam proses pengusulan.

Selain program reguler, UKI Paulus juga mengembangkan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk jenjang S1 dan S2 yang memungkinkan pengalaman kerja serta pendidikan nonformal dan informal diakui sebagai kredit akademik sehingga masa studi dapat dipercepat. Peserta RPL didominasi aparatur sipil negara dan pegawai yang bekerja sama dengan pemerintah daerah serta institusi kepolisian di Papua.

Bagi Polimarim, pengiriman sembilan dosen ke UKI Paulus merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat kompetensi teknis dan akademik pengajar serta mendorong budaya belajar berkelanjutan di lingkungan kampus maritim tersebut. (*)





Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |