PSM akan Gunakan Lontara Plus untuk Jual Jersey dan Tiket

16 hours ago 8

Commercial Director PSM, Hafid T. Mas’ud, bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Muhammad Roem memberikan penjelasan terkait rencana kolaborasi strategis untuk memperkuat promosi produk dan layanan publik melalui basis suporter yang besar.

MAKASSAR, BKM — Manajemen PSM Makassar membuka peluang kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kota Makassar untuk memperkuat promosi produk dan layanan publik melalui basis suporter yang besar.

Commercial Director PSM, Hafid T. Mas’ud, usai pertemuan awal dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menjelaskan salah satu bentuk kolaborasi yang dibahas adalah integrasi dengan aplikasi layanan publik Lontara Plus.

Hafid menyebut, pola kerja samanya bisa beragam, mulai dari penjualan jersey resmi PSM hingga pembelian tiket pertandingan melalui aplikasi tersebut.

“Di Lontara mungkin nanti akan ada penjualan jersey PSM, juga pembelian tiket. Kami juga membantu supaya lebih banyak warga Makassar men-download Lontara ke handphone mereka,” katanya saat diwawancarai usai bertemu Wali Kota Makassar di Media Centre Kantor Wali Kota, Jalan Ahmad Yani, Senin (23/2/2026).

Dia melanjutkan, kerja sama ini nantinya akan disosialisikan melalui berbagai media.

Seperti diketahui, kekuatan PSM terletak pada basis pendukung yang luar biasa besar. Di Instagram saja, akun resmi PSM telah memiliki sekitar 1,1 juta pengikut, sementara platform lainnya juga rata-rata di atas 200 ribu pengikut.

“Kalau boleh dibilang, 90 persen itu di Sulsel dan diaspora Sulsel. Ini sangat cocok untuk membantu Wali Kota mensosialisasikan produk-produk yang diinisiasi Pemkot,” jelasnya.

Ia menilai, setiap hal yang berkaitan dengan PSM hampir selalu menjadi perbincangan publik, sehingga kanal media sosial klub sangat efektif untuk promosi.

Hafid optimistis, jika dari satu juta warga Makassar sebagian besar adalah pendukung PSM, maka potensi aktivasi digital untuk mendorong unduhan dan penggunaan Lontara Plus sangat besar.

Terkait waktu pelaksanaan, Hafid menyebut kerja sama ini masih dalam tahap pembahasan awal. Namun, ia berharap uji coba sudah bisa dilakukan sebelum musim kompetisi berakhir.

“Kita mau coba sebelum musim ini berakhir sudah uji coba, sudah dites. Walaupun mainnya di Parepare, mudah-mudahan ke depan Stadion Mattoanging atau Sudiang sudah jadi, itu lebih dahsyat lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Muhammad Roem, menegaskan bahwa Lontara Plus merupakan salah satu produk unggulan Pemkot yang terbuka untuk kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PSM.

“Iya, Lontara Plus ini kan salah satu produk dari Pemerintah Kota, itu siap berkolaborasi dengan pihak mana pun untuk bisa memberikan layanan kepada masyarakat, termasuk dengan PSM,” katanya.

Menurut Roem, animo masyarakat terhadap PSM sangat tinggi, sehingga kolaborasi ini dinilai saling menguntungkan.

Ke depan, Lontara Plus diharapkan tidak hanya memuat fitur aduan, pariwisata, dan layanan publik, tetapi juga unsur kebanggaan masyarakat terhadap PSM.

“Bukan hanya fitur aduan, pariwisata, layanan publik, tetapi juga unsur sepak bola atau kebanggaannya sendiri terhadap PSM itu juga ada di Lontara. Itu keinginan kita,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembahasan teknis akan segera dilakukan secara bertahap setelah pertemuan awal dengan Wali Kota. Berbagai pola kerja sama yang ditawarkan akan difinalkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah baru sinergi antara klub kebanggaan daerah dan pemerintah kota, memadukan kekuatan olahraga, digitalisasi layanan publik, dan promosi potensi Makassar dalam satu ekosistem yang saling menguatkan. (rhm)

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |