PSMS Berharap pada Eko Purjianto, Pengalaman Jadi Modal Bangkit di Pegadaian Liga 2

16 hours ago 9

Bola.com, Jakarta - PSMS Medan terus berbenah di putaran kedua Liga 2 2025/2026. Selain merekrut sejumlah pemain muda anyar, tim berjulukan Ayam Kinantan juga diarsiteki pelatih baru.

Adalah Eko Purjianto yang didapuk manajemen untuk menggantikan pelatih sebelumnya, Kashartadi.

Eko Purjianto yang mulai bekerja pada pekan pertama Januari bukan sosok sembarangan di blantika sepak bola nasional.

Eks pemain PSIS Semarang berusia 49 tahun pernah menjadi asisten pelatih di PSIS, Timnas Indonesia U-19, Bali United, dan pada 2021 menukangi Persis Solo sekaligus membawa Laskar Sambernyawa ke kasta teratas.

Pengalaman serta jam terbang itulah yang menjadi alasan di balik penunjukan Eko Purjianto.

"Kita pasti melihat secara background, filosofi bermainnya apa. Pasti ditanya dong, cocok apa enggak. Kalau cocok ya kita ambil," kata Fendi Jonathan, presiden klub PSMS, via kanal YouTube Bicara Bola.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Filosofi Cocok

Menurut Fendi Jonathan, gaya dan filosofi kepelatihan Eko Purjianto bisa diterima oleh seluruh pemain.

"Kalau saya mungkin enggak tahu langsung gitu ya. Saya selalu tanya kepada pemain. Jadi dia enggak ngasih instruksi hanya ke satu tim. Tapi ke personal. Misalkan lagi main strategi, si A salah langsung dipanggil. Terus dikasih contoh. 'Kamu harus begini, begini, begini'. Coachnya sendiri yang nyontohin. Jadi benar-benar detail," ujar Fendi Jonathan.

Memaksimalkan bursa transfer Januari, manajemen melakukan banyak perombakan dengan merekrut sejumlah pemain lokal. Manajemen juga masih terus memantau gelandang andalan asal Portugal, Vitor Barata, yang belum 100 persen bugar pasca cedera.

"Kalau di bursa transfer yang sudah berjalan sekarang, yang sudah bisa dilihat, saya fokusnya di pemain lokal. Kalau pemain asing kan cuma tiga. Saya sebenarnya masih memantau Vitor Barata. Karena Barata ini sudah di ujung-ujung mau sembuh. Sudah mulai latihan ringan dia," tukas Fendi Jonathan.

Maksimalkan Materi yang Ada

Fendi Jonathan sembari menambahkan kalau manajemen sudah menambah darah-darah segar di semua lini dengan merekrut banyak pemain lokal.

"Sedangkan kita habis putaran kedua ini mungkin di tengah-tengah Februari. Nah, dia tuh harusnya sudah mulai bisa tuh. Gaya main Barata ini sebenarnya satu dua sentuhan kan gaya-gayanya coach Eko Purjianto," tuturnya.

"Nah, ini yang dilemanya saya masih mikirin Barata. Tapi sebenarnya kalau secara bursa transfer tengah musim ini saya fokusnya memang di pemain lokal. Pemain lokal saya yang sudah saya loan maupun saya coret mungkin ada 8 sampai 9 orang di putaran kedua ini," papar Fendi Jonathan

"Makanya kemarin yang main semua itu, yang cetak gol di Aceh itu pemain baru semua dan pemain muda. Tapi dari luar Medan," tutup Fendi Jonathan.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |