loading...
Candra Fajri Ananda, Wakil Ketua Badan Supervisi OJK. Foto/SindoNews
Candra Fajri Ananda
Wakil Ketua Badan Supervisi OJK
RAMADLAN adalah bulan suci yang menghadirkan dimensi spiritual paling mendalam di kehidupan seorang Muslim. Dalam tradisi Islam, bulan ini dimaknai sebagai momentum penyucian diri, penguatan ketakwaan, serta ruang pendidikan moral yang intensif melalui ibadah puasa, tilawah, sedekah, dan berbagai amal kebajikan lainnya.
Al-Qur’an sendiri menegaskan kemuliaan bulan ini sebagai waktu diturunkannya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW, sehingga Ramadlan tidak hanya bernilai ritual, tetapi juga sarat makna peradaban dan transformasi diri. Setiap amal kebaikan yang dilakukan dilipatgandakan nilainya, sehingga Ramadlan menjadi “sekolah ruhani” yang melatih disiplin, kejujuran, kesabaran, dan pengendalian diri secara konsisten.
Selain sebagai momentum spiritual, Ramadlan juga memiliki dimensi sosial yang sangat mendalam. Puasa mengajarkan manusia untuk merasakan lapar dan dahaga, sehingga tumbuh kesadaran empatik terhadap saudara-saudara yang hidup dalam keterbatasan. Dari pengalaman fisik yang sederhana itu, lahir kesadaran bahwa kemiskinan dan ketidakberdayaan bukan sekadar angka statistik, melainkan realitas hidup yang dirasakan setiap hari oleh sebagian masyarakat.
Karena itu, Ramadlan mendorong peningkatan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen distribusi kesejahteraan sekaligus penguatan solidaritas. Spirit berbagi pada bulan ini bukan hanya kewajiban normatif, tetapi juga ekspresi nyata dari nilai kemanusiaan dan keadilan sosial. Ramadlan pun mengajarkan pentingnya membangun empati terhadap berbagai bentuk ketertinggalan, baik ekonomi, pendidikan, maupun akses terhadap peluang hidup yang lebih baik.
Empati tidak berhenti pada rasa iba, melainkan bertransformasi menjadi komitmen kolektif untuk menghadirkan perubahan. Dalam konteks masyarakat modern, semangat Ramadlan seharusnya mendorong lahirnya gerakan sosial yang lebih inklusif, kebijakan yang lebih berpihak pada kelompok rentan, serta budaya gotong royong yang berkelanjutan. Artinya, Ramadlan bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi momentum pembentukan karakter dan solidaritas sosial yang berdampak nyata bagi pembangunan kemanusiaan.
Kita semua memahami bahwa berbagai aktivitas khas Ramadlan – seperti salat tarawih berjamaah, pengadaan pasar murah, penyediaan hidangan berbuka puasa, hingga penyaluran zakat fitrah di penghujung bulan – bukan sekadar rangkaian tradisi keagamaan, tetapi juga memiliki dampak sosial-ekonomi yang nyata. Kegiatan berbagi tersebut secara langsung meningkatkan daya beli dan konsumsi masyarakat, khususnya bagi kelompok berpendapatan rendah yang merasakan manfaat tambahan akses pangan dan kebutuhan pokok.
Perputaran ekonomi selama Ramadlan cenderung mengalami peningkatan, baik melalui aktivitas perdagangan di pasar tradisional maupun usaha kecil yang menyediakan kebutuhan berbuka dan sahur. Hal ini menunjukkan bahwa nilai spiritual dan dinamika ekonomi bertemu dalam satu momentum yang saling menguatkan.


































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5315669/original/036979300_1755166331-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__5_of_75_.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392250/original/080775500_1761411007-InShot_20251025_234741533.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5144183/original/026949400_1740573054-20250226AA_PSIM_Yogyakarta_vs_Bhayangkara_FC-19.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307153/original/098770300_1754459746-1000192530.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311465/original/049606900_1754884729-ciro.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371309/original/097536600_1759646645-peter.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405336/original/061289300_1762440742-572131650_18535400431006712_4651309828750451428_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406850/original/000591700_1762613614-WhatsApp_Image_2025-11-06_at_13.53.00.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377618/original/064730800_1760124644-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406000/original/064856300_1762507540-Arema_FC_vs_Persija_Jakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390103/original/004877800_1761227059-adam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405414/original/096964600_1762479709-Red_Star_Belgrade_vs_Lille-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403485/original/072797900_1762328490-572646150_18527069410028443_2263908646431501846_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405312/original/059386900_1762438221-574304230_18541908433014746_929382813160626846_n.jpg)