Ramadan, Baznas Gelar Pesantren Jalan Cahaya di 11 Provinsi

2 hours ago 6

loading...

Baznas RI menghadirkan Program Pesantren Jalan Cahaya pada Ramadan 1447 H di 11 provinsi yang menyasar anak jalanan dan komunitas rentan. Foto/istimewa

JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) RI menghadirkan Program Pesantren Jalan Cahaya pada Ramadan 1447 H. Program tersebut diselenggarakan di 20 titik se-Indonesia.

Kegiatan dilaksanakan di 11 provinsi, dengan target sekitar 2.000 peserta dari kalangan anak jalanan, komunitas punk dan preman, penyandang disabilitas, serta komunitas rentan (masyarakat terdampak bencana, pemulung, mualaf, tuna susila, tuna wisma, yatim dhuafa, lansia, keluarga prasejahtera).

Pelaksanaan perdana Pesantren Jalan Cahaya diselenggarakan di Masjid Jami’ Nurul Hidayah, Kampung Sawah, Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu, 21 Februari 2026. Kegiatan ini juga merupakan pembukaan dimulainya program Pesantren Jalan Cahaya Ramadan di seluruh Indonesia.

Baca juga: Pesantren Kilat Internasional: Ketika Sarung dan Peci Memikat Dunia

Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, mengatakan program ini menjadi bagian dari komitmen Baznas menghadirkan zakat yang berdampak secara spiritual dan sosial, sejalan dengan tagline Ramadan Baznas yakni “Zakat Menguatkan Indonesia”.

“Ramadan adalah momentum terbaik untuk menguatkan keimanan. Melalui Pesantren Jalan Cahaya, kami ingin memastikan zakat menjadi cahaya perubahan bagi saudara-saudara kita yang selama ini terpinggirkan,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).

Lihat video: Presiden Prabowo Restui Pembentukan Ditjen Pondok Pesantren

Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah Baznas RI, Farid Septian, menjelaskan, program ini memang dirancang untuk menjangkau komunitas yang selama ini minim akses pembinaan keagamaan formal.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |