Siapa Liu Chuxi? Bocah 8 Tahun Bangun dari Koma selama 55 Hari setelah Mendengar Suara Teman Sekelasnya

3 hours ago 2

loading...

Bocah koma selama 55 hari bangun setelah mendengar suara teman sekelasnya. Foto/Gulf News

BEIJING - Liu Chuxi, seorang bocah berusia 8 tahun di Hunan, China tengah, bangun dari koma selama 55 hari setelah kecelakaan mobil serius — pemulihan yang telah menarik perhatian luas secara online setelah video dirinya merespons suara-suara yang familiar dibagikan oleh teman sekelas dan keluarganya.

Siapa Liu Chuxi? Bocah 8 Tahun Bangun dari Koma selama 55 Hari setelah Mendengar Suara Teman Sekelasnya

1. Alami Trauma Otak dalam Kecelakaan Lalu Lintas

Bocah tersebut, Liu Chuxi, terluka dalam kecelakaan lalu lintas di Yueyang, Provinsi Hunan, pada November 2025 ketika ia pingsan setelah mengalami trauma otak dan paru-paru yang parah, lapor South China Morning Post.

Para dokter sebelumnya menggambarkan peluangnya untuk sadar kembali sebagai "sangat kecil." Namun, anggota keluarga tetap berupaya mencari perawatan dan dukungan di Rumah Sakit Xiangya di Changsha.


2. Kawan Sekelas Mengumpulkan Rekaman Kelas dan Pesan dari Teman-teman

Menyadari bahwa suara-suara yang familiar terkadang dapat merangsang aktivitas otak, ibu dan guru Liu mengumpulkan rekaman suara kelas, musik sekolah, dan pesan dari teman-teman sekelasnya, lalu memutarnya secara berkala.

Teman-teman dan teman sekelas juga merekam pesan video yang memanggil namanya dan berbagi momen dari kehidupan sekolah — termasuk harapan agar ia kembali ke kelas dan pengingat rutinitas harian. Klip audio tersebut diputar oleh ibunya di samping tempat tidurnya di unit perawatan intensif.

3. Merespons setelah Dengar Lagu yang Familiar

Pada awal koma Liu, ia tidak menanggapi rekaman tersebut. Tetapi sekitar hari ke-45, ia mulai membuka matanya setelah mendengar lagu-lagu familiar yang dibagikan oleh teman-temannya.

Selama minggu berikutnya, rekaman suara teman sekelas dan harapan baik yang berulang kali diputar tampaknya berkorelasi dengan peningkatan tanda-tanda responsif. Pada hari ke-55, dokter menyimpulkan bahwa Liu telah sadar kembali, sebuah tonggak penting yang dibagikan dengan teman-teman sekelasnya, yang merayakan kabar kesembuhannya.

4. Viral di Media Sosial

Rekaman yang dibagikan di media sosial menunjukkan Liu di tempat tidurnya di rumah sakit merespons perlahan suara-suara yang dikenalnya, termasuk isyarat ketika dikenali oleh para perawat. Meskipun matanya masih dalam masa pemulihan dari cedera dan ia belum sepenuhnya dapat bergerak, guru dan teman sekelasnya telah mengunjunginya, berbagi momen humor dan dorongan, seperti lelucon tentang pekerjaan rumah dan kegiatan di masa depan.

Kasus Liu telah bergema di platform China, dengan banyak pengguna menyoroti peran dukungan pribadi, suara-suara yang familiar, dan dorongan komunitas dalam merangsang pemulihan saraf — meskipun dokter mencatat bahwa setiap cedera otak itu unik dan hasilnya dapat sangat bervariasi.

(ahm)

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |