![]()
Selasa 14 April 2026 07:00 am oleh ronalyw
ist SPPG--Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Manggala 03 di Jalan Antang Raya, akhir pekan lalu.
MAKASSAR, BKM — Saat ini, Makassar telah memiliki 104 unit SPPG yang menjangkau berbagai kelompok sasaran, mulai dari anak sekolah hingga ibu hamil dan balita.
Cakupan luas ini membuat MBG tampil sebagai salah satu program paling komprehensif di daerah.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa kehadiran SPPG adalah bukti konkret negara hadir di level paling dasar: pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.
“Program ini bukan hanya soal makan, tapi tentang masa depan generasi kita,” ujarnya saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Manggala 03 di Jalan Antang Raya, akhir pekan lalu.
Lebih jauh, Munafri mengaitkan program MBG dengan arah kebijakan nasional yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama. Ia menyebut, langkah ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kualitas generasi Indonesia.
Namun menariknya, Pemkot Makassar tidak melihat MBG semata sebagai program sosial. Di lapangan, efeknya justru merambat ke sektor ekonomi.
Dapur-dapur MBG yang tersebar kini menjadi “pembeli tetap” bagi pasar tradisional. Kebutuhan bahan pangan harian menciptakan siklus ekonomi baru yang langsung dirasakan pedagang lokal.
“Perputaran ekonomi terjadi di bawah. Pasar hidup, masyarakat ikut bergerak,” jelas Munafri.
Tak berhenti di situ, pemerintah kota juga mulai merancang integrasi yang lebih luas.
Konsep urban farming didorong untuk memanfaatkan lahan sempit di perkotaan, sehingga kebutuhan bahan pangan bisa dipenuhi dari lingkungan sendiri.
Bahkan, sektor peternakan seperti produksi telur turut dilirik untuk menopang keberlanjutan program.
Dengan pendekatan ini, MBG di Makassar berkembang menjadi ekosistem dari produksi, distribusi, hingga konsumsi.
Di sisi lain, Munafri tetap mengingatkan pentingnya disiplin dalam pengelolaan. Standar operasional dan konsistensi menjadi kunci agar program tidak hanya besar di awal, tetapi juga berkelanjutan.
Saat ini, Makassar telah memiliki 104 unit SPPG yang menjangkau berbagai kelompok sasaran, mulai dari anak sekolah hingga ibu hamil dan balita. Cakupan luas ini membuat MBG tampil sebagai salah satu program paling komprehensif di daerah.
“Efeknya berantai. Gizi terpenuhi, ekonomi bergerak, masyarakat ikut terlibat,” tambahnya.
Dengan bertambahnya SPPG Manggala 03, Makassar seolah mengirim pesan jelas: di tengah dinamika nasional, inovasi dan kolaborasi lokal bisa menjadi kunci keberhasilan program besar. (rhm)
Rekomendasi Untukmu

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399832/original/035489100_1762014180-20251101BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Australia_5.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452821/original/063692700_1766459920-wasit_jepang.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450906/original/030578000_1766207394-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4516790/original/057219800_1690459575-Persib_Bandung_-_Iluistrasi_Bojan_Hodak_copy.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449288/original/043408500_1766052850-PHI_Vs_MAS.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5372643/original/016081500_1759748598-1000224761.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450746/original/023400300_1766159119-national-773x380.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5449544/original/066163300_1766068791-IMG_2974.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452686/original/039779500_1766422878-IMG_20251222_134249.jpg)
