Sumardji Berikan Penjelasan tentang Teja Paku Alam yang Tidak Dipanggil ke Timnas Indonesia meski Jadi Kiper Terbaik BRI Super League

6 hours ago 2

Bola.com, Jakarta - Teja Paku Alam berstatus sebagai kiper terbaik BRI Super League 2025/2026 untuk urusan tidak kebobolan. Penjaga gawang Persib Bandung itu mencatatkan 15 clean sheet dari 22 pertandingan.

Selain itu, Teja juga hanya kemasukan 10 kali, yang artinya, pesepak bola berusia 31 tahun itu rata-rata cuma 0,45 kali memungut bola dari gawangnya per laga.

Statistik itu menjadi yang terbaik di BRI Super League. Berkat performa ciamik Teja tersebut, Persib makin nyaman berdiri di singgasana klasemen dengan 57 poin dari 24 partai.

Namun, pintu Timnas Indonesia belum terbuka lagi untuk mantan kiper Sriwijaya FC itu. Namanya tidak masuk daftar 41 pemain yang dipanggil untuk persiapan FIFA Series 2026 pada bulan ini.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Pilih 5 Kiper Lain ketimbang Teja Paku Alam

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, lebih memilih lima penjaga gawang lain daripada Teja, dengan dua di antaranya dari Eropa yaitu Emil Audero dan Maarten Paes.

Sementara itu, tiga kiper lainnya adalah produk BRI Super League yang secara catatan terbilang tidak lebih baik dari Teja, meliputi Nadeo Argawinata dari Borneo FC, Ernando Ari Sutaryadi dari Persebaya Surabaya, dan Cahya Supriadi dari PSIM Yogyakarta.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menjelaskan penentuan pemain ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 adalah mutlak menjadi wewenang John Herdman.

Tergantung Pelatih

Untuk penetapan pemain di bawah mistar gawang, Timnas Indonesia juga punya pelatih kiper yang menentukan kriteria meski namanya tidak diungkap.

"Kembali lagi, berkaitan soal pemanggilan pemain, itu tergantung kebutuhan pelatih. Di Timnas Indonesia ini ada pelatih kiper juga," ujar Sumardji.

"Sehingga, berkaitan soal pemanggilan itu mempertimbangkan, satu Maarten Paes dipanggil. Lantas, Emil Audero juga dipanggil. Terus ada Nadeo Argawinata yang sudah biasa dipanggil juga," ucap Sumardji.

Peluang Garuda Calling ke Depan

Yang pasti, Sumardji berjanji, semua pemain punya peluang untuk menembus Timnas Indonesia, termasuk Teja. Kemungkinan itu bisa terwujud dalam Garuda Calling ke depan.

"Sehingga, dengan kondisi yang ada seperti itu, mungkin, juga ada pertimbangan-pertimbangan tertentu. Sehingga, mungkin, saat sekarang ini belum memanggil Teja Paku Alam. Mungkin, untuk berikut-berikutnya, saya tidak tahu," ungkapnya.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |