15 Kloter Mendarat di Hari Pertama Gelombang II, Jemaah Haji LOP 12 Lombok Jadi Kloter Perdana

2 hours ago 2

loading...

Fase pendaratan jemaah haji Indonesia gelombang kedua resmi dimulai di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi pada Kamis (7/5/2026). Foto/Nur Wijaya Kesuma

MAKKAH - Fase pendaratan jemaah haji Indonesia gelombang kedua resmi dimulai di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, pada Kamis (7/5/2026). Rombongan dari kelompok terbang (kloter) LOP 12 asal Embarkasi Lombok tercatat menjadi jemaah perdana yang menapakkan kaki di rute pendaratan Makkah ini.

Pergeseran titik kedatangan dari Madinah ke Jeddah ini menandai semakin dekatnya fase puncak ibadah haji di Arafah. Setelah LOP 12, arus kedatangan pagi itu langsung disusul secara estafet oleh kloter BTJ 2 asal Aceh dan kloter SOC 44 asal Solo yang mendarat lancar menggunakan fasilitas fast track.

Baca juga: Sambut Jemaah Haji Gelombang II, PPIH Daker Makkah Siaga 24 Jam Tanpa Jeda

Kedatangan gelombang baru ini disambut langsung oleh pejabat tinggi negara, termasuk Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) Indonesia untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad. Kehadirannya turut didampingi oleh Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron B. Ambary, beserta jajaran inspektorat kementerian.

Pada hari pertama pembukaan rute Jeddah ini, otoritas penerbangan dijadwalkan menerima pendaratan 15 kloter secara bergelombang dari pagi hingga malam. Sebanyak 5.795 tamu Allah akan mendarat bergantian untuk kemudian langsung diberangkatkan naik bus menuju hotel pemukiman di Makkah.

"Jemaah agar menjaga kesehatan karena prosesi ibadah haji ini masih panjang," imbau Duta Besar Abdul Aziz Ahmad saat ditemui Tim Media Center Haji (MCH) di sela-sela penyambutan.

Baca juga: Daftar Lengkap 21 Rute Bus Shalawat Haji 2026: Cek Warna Stiker dan Hotel Anda di Sini!

Pesan kesehatan tersebut menjadi alarm krusial mengingat cuaca terik di wilayah Arab Saudi yang sangat berbeda dengan kondisi iklim di Tanah Air. Jemaah dituntut pandai mengelola ritme fisik karena mereka tiba dalam kondisi berihram dan harus segera menuntaskan umrah wajib setibanya di Makkah.

Fase pendaratan gelombang kedua via Bandara Jeddah ini diproyeksikan akan terus dikebut tanpa henti hingga 21 Mei 2026 mendatang. Skema tenggat waktu ini disusun secara ketat agar seluruh jemaah memiliki waktu pemulihan sebelum menjalani wukuf di Arafah pada 26 Mei.

Hingga Kamis pagi waktu setempat, mesin operasional haji mencatat total kedatangan yang sangat masif dari kedua gelombang. Secara kumulatif, sebanyak 270 kloter telah sukses mendarat dengan selamat, baik melalui pintu Bandara Madinah maupun pintu Bandara Jeddah.

Angka pergerakan tersebut menggenapkan jumlah total jemaah haji Indonesia yang telah berada di Tanah Suci menjadi 104.863 orang. Seluruh tamu Allah tersebut kini mulai terkonsentrasi di Kota Makkah untuk memfokuskan diri pada rangkaian ibadah wajib dan sunah.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan seluruh lini pelayanan telah disiagakan untuk mengantisipasi kepadatan 15 kloter hari ini. Mitigasi berlapis disiapkan mulai dari bandara hingga sektor pemondokan demi menjamin keselamatan dan kenyamanan ribuan jemaah gelombang kedua.

(shf)

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |