2026, Pemkab Gowa Target Jadi Kabupaten UMKM

2 weeks ago 37

BeritaKotaMakassar > Gojentakmapan

Puluhan UMKM Gowa Dialog Langsung Anggota Komisi VII DPR RI dan Deputi Bidang Usaha Menengah

Sabtu 24 Januari 2026 07:00 am oleh

IST
KUNJUNGAN -- Sekkab Gowa, Andy Azis Peter saat menyambut kunjungan Achmad Daeng Se're anggota Komisi VII DPR RI bersama jajaran Deputi Perluasan Pasar Usaha Menengah Kementerian UMKM RI.

IST KUNJUNGAN -- Sekkab Gowa, Andy Azis Peter saat menyambut kunjungan Achmad Daeng Se're anggota Komisi VII DPR RI bersama jajaran Deputi Perluasan Pasar Usaha Menengah Kementerian UMKM RI.

GOWA, BKM — Target besar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa di tahun 2026 ini adalah menjadi Gowa sebagai Kabupaten UMKM atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah.
Target ini tidak muluk-muluk. Sebab Kabupaten Gowa memang sedang eksis menjadikan UMKM sebagai salah satu program prioritas dalam peningkatan perekonomian daerah.
Apalagi saat ini, Pemkab Gowa sudah komitmen dari awal dengan mendorong sektor UMKM ini dan dijadikan penggerak utama perekonomian daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Kabupaten Gowa Andy Azis Peter dihadapan anggota Komisi VII DPR RI Achmad Daeng Se’re bersama Asisten Deputi Perluasan Pasar Usaha Menengah pada Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Harun Adama Sume yang bertandang ke Pemkab Gowa pada Jum’at (16/1) dan diterima jajaran Pemkab Gowa di Baruga Karaeng Pattingaloang Pemkab Gowa.
Sekkab Gowa, Andy Azis, mengatakan, saat ini Pemkab Gowa terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan UMKM sebagai penggerak utama perekonomian daerah.

”Pemerintah mendorong agar Kabupaten Gowa dapat menjadi Kabupaten UMKM, mengingat besarnya potensi serta jumlah pelaku usaha yang ada di daerah ini,” kata Andy Azis.
Disebutkan, hingga akhir tahun 2025, jumlah UMKM di Kabupaten Gowa tercatat sebanyak 62.410 UMKM, yang terdiri dari 58.000 usaha mikro, 3.850 usaha kecil dan 560 usaha menengah.
Selain itu, terdapat 574 UMKM unggulan yang bergerak di berbagai sektor strategis, mulai dari pangan olahan, kerajinan hingga produk berbasis potensi lokal.
”UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Dengan jumlah pelaku usaha yang besar dan potensi yang terus berkembang, kami berharap Kabupaten Gowa bisa menjadi Kabupaten UMKM,” kata Andy Azis.
Diakuinya, saat ini sebanyak 558 UMKM di Kabupaten Gowa telah bermitra dengan pihak ketiga, baik swasta, BUMN maupun lembaga lainnya. Kemitraan ini dilakukan guna memperkuat akses pasar dan meningkatkan daya saing produk UMKM.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkab Gowa pada 2025 telah menyalurkan bantuan peralatan usaha kepada 221 UMKM, untuk mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas produk.
Pemkab Gowa juga telah mengusulkan pembangunan rumah kemasan sebagai fasilitas strategis untuk meningkatkan kualitas kemasan, branding dan nilai tambah produk UMKM.
”Kami berharap adanya dukungan dari Komisi VII DPR RI serta Kementerian UMKM agar usulan ini dapat terealisasi. Dengan demikian, UMKM Kabupaten Gowa dapat naik kelas, berdaya saing nasional bahkan global serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” papar Sekkab Gowa.
Hanya saja, kata Sekkab Gowa, UMKM di Gowa masih saja tersandung permodalan sehingga menjadi faktor utama stagnannya pengembangan usaha para UMKM. Karena kendala modal, banyak UMKM yang tidak bergerak lancar.
Meski demikian, Andy Azis mengaku optimis para UMKM di Gowa tidak bisa jatuh begitu saja sebab Pemkab Gowa terus mencari solusi terbaik.
Bahkan, kini melalui sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, pengembangan UMKM yang berkelanjutan dapat terwujud dan menjadikan Gowa sebagai salah satu pusat pertumbuhan UMKM di Indonesia.

Sementara itu Achmad Daeng Se’re selaku anggota DPR RI dari Dapil Sulawesi Selatan 1 mengatakan bahwa seluruh saran dan masukan dari para pelaku UMKM Kabupaten Gowa menjadi masukan kepada Kementerian UMKM RI melalui dengar pendapat nantinya.
”Insya Allah mitra kerja Komisi VII program terkait hari ini, akan saya suarakan ke tingkat nasional, saya mohon do’ata semua,” kata politisi Partai Nasdem yang akrab disapa dengan sebutan De’de ini.
Hal senada juga dikatakan Asisten Deputi Perluasan Pasar Usaha Menengah pada Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Harun Adama Sume. Dikatakan Harun, usulan UMKM Gowa ini akan disampaikan ke deputi terkait di Kementerian UMKM.
”Semua usulan para pelaku UMKM di Gowa ini akan kami sampaikan ke deputi terkait. Pasti kami sampaikan,” janji Achmad Daeng Se’re yang seksama mendengarkan sejumlah sharing dari para pelaku UMKM Gowa. (sar)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |