Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!

2 hours ago 5

loading...

Afghanistan sebut militer Pakistan telah membombardir rumah sakit di Kabul, 400 orang tewas. Foto/X @GlobeObersver

KABUL - Pemerintah Afghanistan, yang dikendalikan Taliban, mengumumkan bahwa militer Pakistan telah membombardir sebuah rumah sakit di Kabul yang menjadi pusat rehabilitasi narkoba. Menurut Taliban, pengeboman melalui serangan udara ini terjadi Senin malam dan menewaskan sekitar 400 orang.

Jika klaim tersebut akurat, ini merupakan serangan paling mematikan dalam sejarah Afghanistan setelah serangan bom bunuh diri di bandara Kabul selama penarikan pasukan AS pada tahun 2021, di mana 169 warga sipil Afghanistan dan 13 tentara militer AS tewas.

Baca Juga: Kena Imbas Perang Iran vs AS-Israel, Pakistan Tak Bayar Gaji Pejabat hingga 2 Bulan

Serangan udara yang terjadi pukul 21.00 semalam menandai peningkatan dramatis konflik yang dimulai akhir bulan lalu, di mana bentrokan lintas batas terjadi berulang kali dan juga serangan udara di dalam wilayah Afghanistan. Sejauh ini, semua seruan internasional untuk gencatan senjata belum diindahkan.

Kementerian informasi Pakistan membantah menargetkan rumah sakit tersebut, dengan mengatakan bahwa mereka telah menyerang instalasi militer dan apa yang disebutnya sebagai "infrastruktur pendukung teroris" di Kabul dan provinsi Nangahar di Afghanistan timur.

Klaim Afghanistan

Wakil juru bicara pemerintah Afghanistan, Hamdullah Fitrat, dalam sebuah unggahan di X, mengatakan serangan udara telah menghantam rumah sakit sekitar pukul 21.00 malam waktu Kabul, menghancurkan sebagian besar fasilitas berkapasitas 2.000 tempat tidur tersebut. Dia mengatakan korban tewas sejauh ini mencapai sekitar 400 orang, sementara sekitar 250 orang dilaporkan terluka.

Sekitar 2.000 orang dirawat di rumah sakit rehabilitasi narkoba, menurut laporan BBC, Selasa (17/3/2026), mengutip seorang pejabat rumah sakit, yang meyakini mungkin ada ratusan korban jiwa.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |