Andi Utta Luncurkan 605 Posyandu Era Baru

2 weeks ago 19

BeritaKotaMakassar > Sulselbar

Sabtu 24 Januari 2026 07:00 am oleh

DILUNCURKAN -- Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf resmi meluncurkan Posyandu Era Baru dipusatkan di Posyandu Era Baru Flamboyan III Desa Barombong Kecamatan Gantarang dan diikuti secara virtual seluruh desa kelurahan se Kabupaten Bulukumba, Kamis (22/1).

DILUNCURKAN -- Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf resmi meluncurkan Posyandu Era Baru dipusatkan di Posyandu Era Baru Flamboyan III Desa Barombong Kecamatan Gantarang dan diikuti secara virtual seluruh desa kelurahan se Kabupaten Bulukumba, Kamis (22/1).

BULUKUMBA, BKM — Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf resmi meluncurkan Posyandu Era Baru dipusatkan di Posyandu Era Baru Flamboyan III Desa Barombong Kecamatan Gantarang dan diikuti secara virtual seluruh desa kelurahan se Kabupaten Bulukumba, Kamis (22/1).
Posyandu Era Baru sebagai bentuk transformasi layanan dasar masyarakat di Kabupaten Bulukumba. Sebanyak 605 Posyandu Era Baru siap melayani warga di seluruh desa dan kelurahan. Posyandu Era Baru menghadirkan konsep pelayanan terpadu yang tidak lagi terbatas pada kesehatan ibu dan anak, tetapi mencakup delapan bidang layanan Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Enam bidang SPM yang menjadi kewenangan pemerintah daerah meliputi Bidang Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketenteraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat (Trantibum Linmas), serta Bidang Sosial.

Melalui kerja sama Pemkab Bulukumba dengan TP PKK, layanan Posyandu Era Baru diperluas dengan dua bidang tambahan, yakni Bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta Bidang Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak.
Dengan demikian, Posyandu Era Baru bertransformasi menjadi pusat layanan masyarakat yang komprehensif dan terpadu.
Pada momentum yang sama, Bupati Bulukumba juga melaunching inovasi Pemutakhiran Data Anak Stunting (PEDAS) ke-4. Program PEDAS 4 tidak hanya berfokus pada pemberian makanan tambahan (PMT) bagi anak stunting, tetapi juga menyasar ibu hamil dan ibu menyusui sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini.

Untuk layanan PMT ini, dilakukan kerjasama dengan SPPG untuk penyiapan makanan dan kader atau penyuluh KB untuk penyaluran ke sasaran. Dalam sambutannya, Andi Utta sapaan akrab Bupati mengatakan bahwa Posyandu Era Baru merupakan terobosan penting dalam pengelolaan pelayanan dasar masyarakat.
“Posyandu Era Baru adalah transformasi layanan yang tidak lagi hanya menangani kesehatan ibu dan balita, tetapi sudah mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat. Ini menjadi pusat layanan terpadu pada beberapa bidang SPM,” ujarnya.

Andi Utta berharap agar Posyandu Era Baru menjadi garda terdepan dalam penanganan stunting secara lebih komprehensif. Untuk itu, kepala desa dan lurah diminta memastikan seluruh anak balita dan baduta yang mengalami stunting di wilayahnya menjadi sasaran layanan Posyandu.
“Bekerja dan membantu dalam urusan stunting dan Posyandu adalah pekerjaan yang mulia, karena kita sedang mempersiapkan generasi muda Bulukumba untuk masa depan yang lebih kompetitif, serta mewujudkan masyarakat Bulukumba yang lebih sehat dan sejahtera,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bulukumba, Andi Herfida Muchtar menekankan bahwa tantangan kesehatan masyarakat semakin kompleks, mulai dari stunting, gizi buruk, penyakit menular, hingga meningkatnya penyakit tidak menular. Menurutnya, semua tantangan tersebut harus ditangani dengan pendekatan pencegahan, dan Posyandu Era Baru menjadi benteng paling awal dalam upaya tersebut.
“Melalui kegiatan rutin seperti penimbangan, imunisasi, pemantauan tumbuh kembang, penyuluhan gizi, dan edukasi kesehatan, Posyandu berperan besar dalam mendeteksi dini risiko penyakit dan mencegah kejadian yang lebih berat di kemudian hari,” jelasnya.

Andi Herfida menegaskan, semakin aktif Posyandu, semakin sehat masyarakat, dan semakin kuat kader, semakin kuat pula desa. Dia juga menekankan bahwa tidak boleh ada Posyandu yang mati suri atau hanya dibuka sebulan sekali tanpa edukasi, pelayanan, dan kader yang aktif.
Pemerintah desa bersama Kader PKK diminta memastikan seluruh Posyandu Era Baru berjalan aktif dan terjadwal. “Posyandu adalah wajah pelayanan dasar desa dan kelurahan. Jika Posyandu aktif, maka pembangunan desa juga dinilai berhasil,” tegas Andi Herfida.

Melalui Posyandu Era Baru, Pemkab berharap dapat menghadirkan pelayanan dasar yang lebih berkualitas, memperkuat ketahanan sosial, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta mendorong pemberdayaan keluarga dan ekonomi desa. Herfida mengajak seluruh unsur, mulai dari Tim Penggerak PKK, Puskesmas, para Camat, OPD, hingga pemerintah desa dan kelurahan, untuk menjadikan Posyandu sebagai pusat edukasi masyarakat dan pusat gerakan hidup sehat di Bulukumba.
(ful)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |