Azhar Ditarget 10 Kursi di DPRD Sulsel dan 3 DPR RI

4 hours ago 1

BeritaKotaMakassar > Politik

Rabu 11 Februari 2026 07:00 am oleh

IST
PENGUKUHAN--Ketua DPW PKB Provinsi Sulawesi Selatan, Azhar Arsyad dalam acara pengukuhan pengurus DPW, Orientasi Politik, dan Muskerwil PKB Sulsel di Hotel Dalton, Makassar, Selasa (10/2).

IST PENGUKUHAN--Ketua DPW PKB Provinsi Sulawesi Selatan, Azhar Arsyad dalam acara pengukuhan pengurus DPW, Orientasi Politik, dan Muskerwil PKB Sulsel di Hotel Dalton, Makassar, Selasa (10/2).

MAKASSAR, BKM–Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sulawesi Selatan, Azhar Arsyad, menegaskan komitmennya mempercepat penataan struktur partai hingga tingkat bawah sebagai langkah strategis menghadapi Pemilu.
Menurut Azhar, tahun ia sudah menandatangani lembar komitmen untuk pembenahan organisasi. Karena itu, ia menempatkan struktur kepengurusan sebagai kekuatan utama partai di lapangan.
“Selain menjadi penggerak kerja politik, struktur merupakan garda terdepan saat memasuki tahun-tahun Pemilu,”ujar Azhar dalam acara pengukuhan pengurus DPW, Orientasi Politik, dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PKB Sulsel di Hotel Dalton, Makassar, Selasa (10/2).

Azhar Arsyad dan kawan-kawan dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, Nihayatul Wafiroh. Bahkan Ketua umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar telah memberi target kepada Azhar agar meloloskan sepuluh kadernya untuk DPRD Sulsel serta tiga untuk DPR RI.

Hasil Pileg 2024, PKB meloloskan delapan kader ke DPRD Sulsel dan dua untuk DPR RI yakni Samsu Rizal dan Andi Muawiyah Ramli.
Azhar yang pernah maju sebagai calon wakil gubernur Sulsel ini mengatakan kesiapan PKB Sulsel saat ini sudah berada pada jalur yang tepat, hanya saja belum mencapai kondisi ideal. Oleh sebab itu, DPW melakukan verifikasi ulang untuk memastikan kader dan pengurus masih aktif serta tetap berada di PKB, mengingat dinamika di lapangan kerap berubah.
Di sisi lain, Azhar juga meminta seluruh DPC aktif memperbarui data dan lebih sering turun ke akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat infrastruktur partai, mulai dari ranting hingga PAC, agar koordinasi berjalan cepat dan basis dukungan terjaga.

“Beberapa kabupaten sudah mulai menjalankan pembinaan struktur dengan cukup serius. Bahkan, Kota Makassar dinilai konsisten memperhatikan PAC dan ranting melalui pembentukan tim pembinaan dan langkah penguatan lainnya,”imbuh mantan Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel ini.
Sejumlah tokoh terlihat hadir dalam acara tersebut diantaranya Anggota DPR RI Samsu Rizal alias Deng Ical, Ketua Dewan Syuro PKB Sulsel KH Anwar Sadat Bin Abd Malik, sekretaris Dewan Syuro Wahyuddin AB Kessa, sekretaris DPW Muhammad Haekal dan bendahara Dahlan.
Kegiatan juga dihadiri pengurus DPC dari 24 kabupaten dan kota se Sulsel.

Menurut Azhar, jumlah keseluruhan pengurus DPW PKB Sulsel periode 2026–2031 mencapai 50 orang.
PKB kerap dianggap sebagai partai Islam, kini terbuka untuk golongan agama lain termasuk keturunan Tionghoa.
Untuk periode lima tahun kedepan, Azhar menegaskan bahwa PKB Sulsel harus hadir di seluruh lapisan masyarakat dan tidak meninggalkan satu kelompok pun. “Ini adalah rumah kebangsaan. PKB harus berdiri di semua golongan dan mengutamakan kepentingan partai,”pinta Azhar.
Bagi Azhar, partai politik harus menjadi kebutuhan masyarakat, bukan cuma saat menjelang pemilihan umum atau Pemilu. “Kita ingin PKB menjadi kebutuhan masyarakat. Politik kehadiran harus kita wujudkan, bukan hanya menjelang Pemilu,” kata Azhar.

Untuk itu, Azhar mengangkat perempuan warga keturunan Tionghoa menjadi pengurus.
Dia adalah Tjing Ming Nelly atau Nelly Suciady. Saat dikukuhkan, Nelly menjabat Wakil Ketua DPW PKB Sulsel periode 2026-2031 bersama Wawan Mattaliu.
Nelly selama ini dikenal aktif bergerak di bidang sosial dan lingkungan hidup. Nelly tercatat sebagai Ketua International Nature Loving Association atau INLA Sulsel.
Azhar menandaskan PKB khususnya di Sulsel adalah rumah besar semua golongan tanpa sekat agama maupun etnis sepanjang untuk kepentingan masyarakat.
“Sekali lagi, PKB itu adalah rumah besar kebangsaan. Tidak ada barrier (penghalang,red) kita agama, etnis, golongan. Tidak ada masalah, ayo berjuang bersama PKB,”pungkasnya.






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |