![]()
Minggu 25 Januari 2026 19:12 pm oleh rus bkm
Eks Terminal Toddopuli saat ini menjadi tempat menyimpan kendaraan dinas milik Pemkot Makassar yang sudah tidak beroperasi. Lokasi yang bertahun-tahun lamanya ini tampak kumuh dan terbengkalai, rencananya akan diubah menjadi ruang terbuka hijau.
MAKASSAR, BKM – Eks Terminal Toddopuli di Kecamatan Panakukang yang selama bertahun-tahun tampak kumuh dan terbengkalai, kini masuk dalam agenda besar penataan ulang Pemerintah Kota Makassar. Lahan tersebut direncanakan akan dimanfaatkan menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH). sekaligus kawasan yang lebih produktif dan ramah bagi masyarakat.
Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, mengungkapkan bahwa Wali Kota Makassar telah memberikan arahan agar Terminal Toddopuli dibenahi secara serius dan tidak lagi meninggalkan kesan kumuh.
“Untuk Terminal Toddopuli ini, Pak Wali mengatakan ke kami bagaimana dibenahi supaya tidak kumuh. Rencananya kita akan membuat RTH, ruang terbuka hijau. Saat ini masih dalam tahap pengkajian,” ujar Elber.
Ia berharap, rencana tersebut dapat segera terealisasi, sehingga wajah terminal bisa jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini semua bisa terealisasi dan terminal bisa lebih baik lagi dari tahun kemarin,” tambahnya.
Keberadaan eks Terminal Toddopuli memang telah lama menjadi pekerjaan rumah Pemkot Makassar. Meski sudah berganti hingga empat wali kota, kawasan tersebut belum tertata dengan optimal.
Saat ini, lokasi tersebut terlihat tidak terurus dan lebih banyak difungsikan sebagai tempat penyimpanan kendaraan dinas milik Pemkot Makassar, seperti bus-bus yang sudah tidak terpakai dan sebagian besar telah menjadi besi tua. Informasinya, kendaraan-kendaraan tersebut akan segera dilelang.
Di sisi lain, aktivitas ekonomi warga juga tumbuh secara spontan di atas lahan tersebut.
Sejumlah bengkel dan pedagang makanan memanfaatkan area terminal untuk mencari nafkah, meski tanpa penataan yang jelas.
Rencana pembangunan RTH di kawasan eks Terminal Toddopuli dinilai sebagai langkah yang tepat dan strategis, mengingat kondisi ruang terbuka hijau di Kota Makassar masih sangat terbatas.
Saat ini, RTH Makassar baru mencapai sekitar 11 persen, jauh dari ketentuan nasional yang mewajibkan setiap daerah memiliki 30 persen RTH dari total luas wilayah. Minimnya RTH ini dipengaruhi oleh pesatnya pembangunan perkotaan.
Bahkan, jika terealisasi, RTH eks Terminal Toddopuli digadang-gadang akan menjadi RTH terbesar di Kota Makassar.
Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa Terminal Toddopuli masuk dalam agenda penataan ulang untuk diaktifkan kembali dengan konsep yang lebih modern dan terintegrasi.
“Terminal Toddopuli sedang dalam agenda penataan ulang untuk menghilangkan kesan kumuh. Rencananya akan dikembangkan sebagai pusat transportasi dan ekonomi yang terintegrasi, termasuk penambahan Ruang Terbuka Hijau,” jelas Munafri.
Dengan konsep revitalisasi menyeluruh, Terminal Toddopuli diharapkan berubah menjadi ruang publik yang nyaman, hijau, dan bernilai ekonomi, sekaligus menjawab kebutuhan warga akan ruang terbuka di tengah padatnya pembangunan kota. (rhm)
Rekomendasi Untukmu
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5315669/original/036979300_1755166331-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__5_of_75_.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311465/original/049606900_1754884729-ciro.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5144183/original/026949400_1740573054-20250226AA_PSIM_Yogyakarta_vs_Bhayangkara_FC-19.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392250/original/080775500_1761411007-InShot_20251025_234741533.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377618/original/064730800_1760124644-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307153/original/098770300_1754459746-1000192530.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405336/original/061289300_1762440742-572131650_18535400431006712_4651309828750451428_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406850/original/000591700_1762613614-WhatsApp_Image_2025-11-06_at_13.53.00.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371309/original/097536600_1759646645-peter.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390103/original/004877800_1761227059-adam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405414/original/096964600_1762479709-Red_Star_Belgrade_vs_Lille-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406000/original/064856300_1762507540-Arema_FC_vs_Persija_Jakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405312/original/059386900_1762438221-574304230_18541908433014746_929382813160626846_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403485/original/072797900_1762328490-572646150_18527069410028443_2263908646431501846_n.jpg)