BRI Super League: Jean-Paul van Gastel Kecewa Berat PSIM Ditahan Persis di Derbi Mataram

4 hours ago 1

Bola.com, Jakarta - PSIM Yogyakarta harus puas berbagi angka saat menjamu Persis Solo dalam laga bertajuk Derbi Mataram pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026.

Bermain di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Jumat (6/2/2026) sore WIB, skuad berjulukan Laskar Mataram tersebut ditahan imbang tanpa gol meski tampil dominan sepanjang pertandingan.

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, tidak bisa menyembunyikan kekecewaan seusai laga. Menurut dia, tim asuhannya layak meraih kemenangan melihat banyaknya peluang yang tercipta.

"Hasil ini mengecewakan. Saya pikir kami menciptakan cukup banyak peluang untuk memenangkan pertandingan ini, tetapi saya tidak bisa menyalahkan pemain saya," ujar arsitek asal Belanda tersebut.

Menjelang Derby Mataram, Persis Solo harus menghadapi PSIM tanpa pelatih kepala Peter de Roo. Meski demikian, Laskar Sambernyawa tetap optimistis menatap laga penuh gengsi ini!

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Sudah Bekerja Maksimal

Juru taktik berlisensi UEFA Pro itu berujar para pemain PSIM sudah bekerja maksimal dan menjalankan instruksi dengan baik. Bahkan, ia menyebut jalannya pertandingan cenderung berat sebelah.

"Mereka telah melakukan segalanya. Ya, kami menciptakan peluang dan pertandingan ini terasa seperti lalu lintas satu arah," kata Jean-Paul van Gastel.

Hasil tersebut membuat PSIM gagal menorehkan tiga kemenangan beruntun di BRI Super League. Sebelumnya, mereka tumbang 0-3 dari Persebaya Surabaya dan ditekuk 1-2 Borneo FC.

"Dan ya memang kami tidak menang tiga kali, tetapi jika Anda melihat pertandingan hari ini adalah sebuah keajaiban bahwa kami tidak menang," tegasnya.

Pemain juga Kecewa

Kekecewaan juga turut dirasakan winger PSIM, Andi Irfan. Pemain berusia 24 tahun tersebut menilai Laskar Mataram pantas mendapatkan poin penuh di kandang sendiri.

"Hari ini kami kecewa enggak dapat poin, tiga poin penuh. Meskipun banyak peluang tapi hasilnya kurang baik buat kami," ucap Andi Irfan.

"Semoga jadi pelajaran dan kami akan kerja keras terus saat latihan. Semoga pertandingan selanjutnya kami diberi tiga poin," sambung mantan pemain Madura United tersebut.

Tambahan satu poin tak membuat PSIM beranjak dari posisi ketujuh klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 31 poin. Sementara Persis tetap berada di zona degradasi atau peringkat ke-18 dengan raihan 11 angka.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |