![]()
Selasa 24 Februari 2026 16:33 pm oleh rus bkm
Barang bukti narkoba yang diamankan aparat Polres Toraja Utara. Oknum polisi di daerah ini diduga menerima setoran dalam kasus narkoba yang ditangani.
RANTEPAO, BKM — Dugaan keterlibatan dua onum polisi berinisial AKP AE dan KBO berinisial N dalam bisnis haram menambah panjang kasus polisi terseret tindak pidana narkoba.
Kasus ini terkuak ke permukaan dari pengungkapan Satuan Reserse Narkoba Polres Toraja Utara yang mengamankan VA (31), seorang tenaga kesehatan (nakes) perempuan di daerah ini. Ia diamankan karena terindikasi kuat sebagai kurir narkoba jenis sabu, Minggu (08/2/2026). Penangkapan dipimpin AKP AE.
Demikian pula penangkapan bandar narkoba berinisial ET alias O oleh jajaran Polres Tana Toraja. Dari tangan ET, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 100 gram.
Dalam proses pemeriksaan terhadap ET, muncul dugaan adanya aliran dana rutin kepada oknum aparat di Polres Toraja Utara. Dugaan setoran Rp13 juta per minggu sejak September 2025.
Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) bergerak cepat mengambil tindakan tegas terhadap dua anggotanya diduga menerima aliran dana kasus bisnis barang narkoba.
Keduanya kini sudah ditahan di Mapolda Sulsel, Kota Makassar, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Mereka diduga menerima setoran Rp13 juta per minggu dari bandar narkoba berinisial ET alias O di Toraja Utara.
Penanganan kasus AKP Arifan dan N dibenarkan oleh Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Zulham Effendy. Keduanya disebut sudah ditahan di tempat penahanan khusus (patsus) Propam Polda Sulsel untuk mempermudah proses pemeriksaan.
”Kasat Narkoba Torut sudah kita patsus beberapa hari lalu,” ujar Zulham kepada wartawan, Minggu malam (22/2/2026).
Patsus tersebut, kata Zulham, dilakukan setelah pemeriksaan mendalam mengenai kasus yang menjerat mereka. Zulham menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir anggotanya yang melakukan pelanggaran, apalagi jika terlibat dalam bisnis narkoba yang jelas-jelas jadi atensi Polri.
“Intinya tidak ada tempat untuk oknum main-main, apalagi persoalan narkoba. Ini akan diselidiki lebih lanjut, sejauh apa keterlibatan dan perannya masing-masing,” tegas Zulham.
Setelah dilakukan pendalaman dan pemanggilan pada Kamis (19/2/2026) lalu, dua oknum tersebut langsung diamankan. Disampaikan Zulham, penyelidikan masih terus berkembang dan tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang ikut terseret dalam kasus ini.
“Masih ada pendalaman, bisa saja ada terduga lainnya ataupun tidak. Intinya harap bersabar,” ungkapnya.
Terpisah, Kapolres Toraja Utara AKBP Stephanus Luckyto, menjelaskan AKP Arifan Efendi dan Aiptu N masih berstatus terperiksa terduga pelanggar kode etik. Stephanus menegaskan pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Polda Sulsel, namun tetap berkomitmen pada pemberantasan narkoba di wilayah hukumnya.
“Masih berstatus terperiksa atau terduga pelanggaran kode etik atas dugaan keterlibatan dalam peredaran narkoba. Jika nantinya terbukti terlibat dalam peredaran narkoba, maka akan diproses sesuai ketentuan hukum dan kode etik yang berlaku,” tegasnya. (gus)
Rekomendasi Untukmu


































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5315669/original/036979300_1755166331-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__5_of_75_.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392250/original/080775500_1761411007-InShot_20251025_234741533.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5144183/original/026949400_1740573054-20250226AA_PSIM_Yogyakarta_vs_Bhayangkara_FC-19.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307153/original/098770300_1754459746-1000192530.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311465/original/049606900_1754884729-ciro.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371309/original/097536600_1759646645-peter.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405336/original/061289300_1762440742-572131650_18535400431006712_4651309828750451428_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406850/original/000591700_1762613614-WhatsApp_Image_2025-11-06_at_13.53.00.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377618/original/064730800_1760124644-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406000/original/064856300_1762507540-Arema_FC_vs_Persija_Jakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390103/original/004877800_1761227059-adam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405414/original/096964600_1762479709-Red_Star_Belgrade_vs_Lille-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405312/original/059386900_1762438221-574304230_18541908433014746_929382813160626846_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403485/original/072797900_1762328490-572646150_18527069410028443_2263908646431501846_n.jpg)