![]()
Jumat 8 Mei 2026 07:00 am oleh ronalyw
DIKUKUHKAN -- Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam mengukuhkan 30 guru yang lolos seleksi Cambridge English Placement Test dari 100 peserta untuk program Sekolah Berbasis Bahasa Inggris tingkat SD dan SMP di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Rabu (6/5).
MALILI, BKM — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam mengukuhkan 30 guru yang lolos seleksi Cambridge English Placement Test dari 100 peserta untuk program Sekolah Berbasis Bahasa Inggris tingkat SD dan SMP di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Rabu (6/5).
”Ini adalah program tindak lanjut dari MoU yang kita tangani bersama Briton di Jakarta. Dari 30 orang yang mengikuti pelatihan, nantinya akan disaring kembali menjadi 15 orang untuk diberangkatkan ke Australia atau Inggris,” ujar Irwan di hadapan para peserta.
Irwan menjelaskan bahwa langkah strategis ini bertujuan agar kualitas tenaga pendidik di Luwu Timur berada di atas rata-rata nasional. Peluang besar kini terbuka bagi para guru bahasa Inggris di Luwu Timur untuk memperluas cakrawala mereka hingga ke level internasional. Sebanyak 15 guru Bahasa Inggris terpilih akan dikirim ke Australia atau Inggris (UK) untuk mengikuti pelatihan Training of Trainers (ToT) profesional.
Dia berharap para guru yang berangkat ke luar negeri tersebut dapat membawa pulang ilmu pedagogik modern dan menjadi mentor bagi guru-guru lainnya. ”Insya Allah, 15 orang terpilih ini akan pulang menjadi trainer profesional. Mereka akan melatih rekan-rekan guru Bahasa Inggris lainnya di Luwu Timur, sehingga dampak dari program ini dirasakan secara merata oleh seluruh sekolah,” tambahnya.
Sementara itu, Coordinator of Briton English Education, Mr. Simon Purser, memberikan apresiasi tinggi atas capaian para guru yang disebutnya sebagai “Superstar Teachers”.
Menurutnya, seleksi ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah awal mencetak generasi lokal yang berwawasan global.
”Selamat atas pencapaian Anda dalam proses seleksi ini. Sebagai guru terpilih, Anda akan membantu generasi mendatang menjadi warga dunia (global citizens). Semoga sukses untuk tahapan selanjutnya,” ujar Mr. Simon.
Senada dengan itu, perwakilan Briton lainnya, Aldyansyah, menjelaskan program ini dirancang secara berkelanjutan. Peserta tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga mengikuti Cambridge English Qualification yang mencakup peningkatan kompetensi profisiensi dan Teaching Knowledge (pengetahuan mengajar) berbasis standar internasional.
Acara pengukuhan dihadiri Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Raoda, Direktur Briton English Education, Sirajuddin Tenri, serta sejumlah perwakilan kepala sekolah tingkat SD dan SMP se-Kabupaten. (rls)
Rekomendasi Untukmu

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399832/original/035489100_1762014180-20251101BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Australia_5.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5396409/original/019889700_1761733852-20251024AA_Madura_United_vs_Persija_Jakarta-85.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5509868/original/087496500_1771773254-20260222IQ_Dewa_United_vs_Boreo_FC-07.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511026/original/088863500_1771860265-Half-time.__MandiriTranshipxBaliUnited__Reignite.jpg)