loading...
Rudal balistik antarbenua (ICBM) Y?ld?r?mhan milik Turki diklaim mampu menyerang daratan Amerika Serikat. Foto/TRT Haber
ANKARA - Rudal balistik antarbenua (ICBM) Yıldırımhan Turki yang baru diluncurkan menarik perhatian dunia internasional bukan hanya karena klaimnya yang berani, tetapi juga karena video promosi kontroversial yang dihasilkan oleh articial intelligence (AI). Para pakar pertahanan tetap tidak yakin tentang kemampuan yang diproyeksikan dari rudal tersebut.
Upacara peluncuran tersebut menuai kritik setelah sebuah video AI menunjukkan rudal tersebut menghantam sekutunya, Amerika Serikat, menurut laporan Financial Times.
Baca Juga: Turki Luncurkan Rudal Hipersonik Pertamanya, Ini 3 Keunggulannya
Rudal tersebut diperkenalkan di "SAHA 2026 Defence and Aerospace Exhibition" yang diselenggarakan oleh pusat penelitian Kementerian Pertahanan Turki. Rudal tersebut dipresentasikan dengan klaim bahwa rudal tersebut dapat menempuh jarak hingga 6.000 kilometer sambil membawa hulu ledak 3.000 kg dengan kecepatan mencapai 25 kali kecepatan suara. Jika berhasil, proyek ini akan menempatkan Turki di antara sejumlah kecil negara yang mampu mengembangkan rudal balistik jarak jauh.
Yang lebih menarik perhatian di acara besar itu adalah ketika video buatan AI yang digunakan selama presentasi tampak menunjukkan rudal tersebut menghantam target di AS. Namun, jarak Turki-AS sekitar 7.800km hingga 9.000 km sehingga video tersebut menimbulkan kekhawatiran tentang validitas dari kemampuan sebenarnya ICBM Yildirimhan.
Setelah kontroversi tersebut, pejabat Turki kini telah mengonfirmasi bahwa prototipe rudal Yıldırımhan yang sepenuhnya operasional belum dibangun atau diuji.
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399832/original/035489100_1762014180-20251101BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Australia_5.jpg)







:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5509868/original/087496500_1771773254-20260222IQ_Dewa_United_vs_Boreo_FC-07.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5396409/original/019889700_1761733852-20251024AA_Madura_United_vs_Persija_Jakarta-85.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511026/original/088863500_1771860265-Half-time.__MandiriTranshipxBaliUnited__Reignite.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479366/original/020442700_1768975667-indonesia_arena.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5315768/original/045151800_1755170609-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__26_of_75_.jpg)