INT MAKASSAR--Nilai investasi di Kota Makassar terus menunjukkan tren positif.Sepanjang tahun 2025, realisasi investasi di Kota Daeng ini mencapai Rp5,29 triliun.Tampak wajah Kota Makassar.
MAKASSAR, BKM — Nilai investasi di Kota Makassar terus menunjukkan tren positif.Sepanjang tahun 2025, realisasi investasi di Kota Daeng ini mencapai Rp5,29 triliun, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka Rp3,82 triliun atau naik sebesar Rp1,47 triliun (38,48 persen).
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Makassar, Mario Said menyebutkan, peningkatan ini merupakan hasil dari berbagai upaya promosi investasi serta pembenahan sistem pelayanan perizinan yang terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Makassar.
“Kalau kita lihat tren investasi tahun 2025 dibandingkan 2024 memang ada kenaikan cukup signifikan. Ini rilis terakhir dari Kementerian Investasi,” ujarnya, dalam kegiatan Forum Perangkat Daerah RKPD Tahun 2027 yang digelar DPM PTSP, Selasa (3/2) di Hotel Novotel, Jalan Sultan Hasanuddin Makasssar.
DPM PTSP memastikan program strategis tetap akan diakomodir dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, khususnya di sektor promosi investasi dan pelayanan perizinan.
“Kegiatan utama kita tentu promosi. Promosi investasi apa saja yang masuk di Kota Makassar, sekaligus bagaimana memudahkan pelayanan perizinan,” jelasnya.
Selain itu, pengembangan sistem informasi perizinan juga menjadi prioritas, agar masyarakat semakin mudah memahami seluruh proses pengurusan izin yang menjadi kewenangan pemerintah kota.
Dalam menggaet investor, DPM PTSP secara rutin menggelar pameran jasa dan promosi investasi, baik di dalam maupun di luar Kota Makassar. Kegiatan ini dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai SKPD terkait.
“Kita setiap tahun melakukan pameran promosi, dan biasanya berkolaborasi dengan SKPD-SKPD lain,” katanya.
Ia menambahkan, kesiapan program strategis dari OPD lain juga menjadi faktor penting dalam menarik minat investor.
Program pembangunan yang dicanangkan Wali Kota, seperti pembangunan stadion dan infrastruktur lainnya, menjadi peluang besar untuk dipromosikan ke investor.
Berdasarkan data realisasi investasi 2025, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) masih mendominasi dengan nilai Rp5,29 triliun, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp1,13 triliun atau naik 109,43 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sektor yang paling mendominasi investasi di Makassar antara lain perumahan, kawasan industri, dan perkantoran naik 44,92 persen menjadi Rp1,25 triliun, perdagangan dan reparasi naik 44,71 persen menjadi Rp944,52 miliar.
Hotel dan restoran melonjak tajam hingga 321,77 persen menjadi Rp529,29 miliar, jasa lainnya tumbuh 34,46 persen, transportasi, gudang, dan telekomunikasi tetap tumbuh meski tipis 1,92 persen.
Secara regional, kontribusi Kota Makassar terhadap realisasi investasi Provinsi Sulawesi Selatan mencapai 27,07 persen, dengan total investasi Sulsel sebesar Rp19,54 triliun.
Untuk tahun berjalan, DPM PTSP menargetkan nilai investasi di Makassar kembali melampaui capaian sebelumnya.
“Target kita di atas Rp5 triliun lagi. Kita terus susun target-target untuk mendorong peningkatan investasi,” tegasnya.
Ia juga memastikan, dari sisi perizinan, Pemkot Makassar terus melakukan pembaruan SOP dan perbaikan layanan. Hasilnya, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap layanan perizinan kini berada di atas 90 persen.
“Intinya bagaimana kita memberikan kepuasan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Investasi Kota Makassar, Andi Hudli Huduri menekankan sejumlah poin penting untuk meningkatkan investasi di daerah ini.
Diantaranya integrasi lintas OPD, kolaborasi dunia usaha, koordinasi perencanaan.
Sementara untuk penguatan iklim investasi, Pemkot Makassar harus memperhatikan simplikasi regulasi, kepastian hukum, dan promosi investasi.
“Pemkot juga harus memperhatikan daya saing daerah. Mulai dari kemudahan berusaha, infrastruktur pendukung, dan branding investasi,”
tandas Hudli. (rhm)
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5315669/original/036979300_1755166331-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__5_of_75_.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311465/original/049606900_1754884729-ciro.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377618/original/064730800_1760124644-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5144183/original/026949400_1740573054-20250226AA_PSIM_Yogyakarta_vs_Bhayangkara_FC-19.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405336/original/061289300_1762440742-572131650_18535400431006712_4651309828750451428_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307153/original/098770300_1754459746-1000192530.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392250/original/080775500_1761411007-InShot_20251025_234741533.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406850/original/000591700_1762613614-WhatsApp_Image_2025-11-06_at_13.53.00.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371309/original/097536600_1759646645-peter.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390103/original/004877800_1761227059-adam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405414/original/096964600_1762479709-Red_Star_Belgrade_vs_Lille-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405312/original/059386900_1762438221-574304230_18541908433014746_929382813160626846_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403485/original/072797900_1762328490-572646150_18527069410028443_2263908646431501846_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406000/original/064856300_1762507540-Arema_FC_vs_Persija_Jakarta.jpg)