Ketua BNSP, Syamsi Hari (dua dari kiri) didampingi Direktur Polimarim AMI Makassar, Dr. H. Amrin melihat dari dekat salah satu fasilitas pendukung praktik bagi taruna taruni teknik Polimarim.
MAKASSAR, BKM — Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar mendapat kunjungan dari Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Syamsi Hari, S.E., M.M. Ia hadir, Jumat (23/1) guna menyaksikan secara langsung pelaksanaan uji kompetensi (ukom) taruna taruni teknik di kampus Polimarim, Jalan Nuri Baru.
Penyaksian atau witnessing ini menjadi bagian penting dalam proses penilaian kelayakan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Polimarim sebelum memperoleh lisensi penuh dari BNSP. Tujuannya untuk memastikan seluruh rangkaian asesmen kompetensi berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Pembukaan witnessing uji kompetensi berlangsung di Aula Kampus Polimarim. Prosesnya dilakukan melalui observasi langsung oleh tim asesor lisensi BNSP terhadap seluruh tahapan uji kompetensi, dari awal hingga akhir.
Sejumlah komponen menjadi fokus pemeriksaan, di antaranya kesesuaian Tempat Uji Kompetensi (TUK), kesiapan Materi Uji Kompetensi (MUK) dan skema sertifikasi, serta kinerja asesor dalam menilai asesi.

Proses penyaksian ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa LSP Polimarim yang baru terbentuk, benar-benar siap dan kompeten dalam menyelenggarakan sertifikasi profesi yang diakui secara nasional, dengan prinsip kredibilitas, transparansi, dan mutu layanan.
Dalam sambutannya, Syamsi Hari yang pernah menjabat Sekretaris Jenderal BNSP menegaskan peran strategis LSP sebagai perpanjangan tangan BNSP yang bersifat independen dalam menjamin mutu sumber daya manusia.
”Sertifikasi kompetensi bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bentuk pengakuan profesional yang membawa tanggung jawab besar. Witness ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan asesmen sesuai SOP dan SKKNI, mulai dari dokumen, tempat uji kompetensi, materi uji, hingga kepatuhan dan kinerja asesor,” kata Syamsi Hari.
Ia juga mengingatkan para asesor agar menjaga sikap dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. BNSP, kata dia, tidak segan memberikan sanksi apabila ditemukan pelanggaran dalam pelaksanaan sertifikasi.
“Asesor harus menjaga attitude. LSP bisa kita bekukan jika asesornya tidak menjalankan tugas sesuai SOP dan aturan BNSP. Untuk itu, mari kita menjaga nama baik LSP Polimarim dan nama institusi,” ujarnya.
Syamsi juga menekankan bahwa sertifikat kompetensi yang diterbitkan memuat lambang negara Garuda Pancasila, sehingga memiliki nilai hukum dan pengakuan nasional.
“Ini tidak main-main karena di sertifikat kompetensi ini berlogo Garuda. Artinya, ada tanggung jawab besar. Ini adalah bagian dari pengakuan profesional atas kinerja yang tinggi sesuai standar kerja,” kata dia.

Direktur Polimarim AMI Makassar Dr. Ir. H. Amrin, S.E., S.T., M.M., M.A.P., CRP., CIQA. menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua BNSP beserta jajaran. Ia menyebut kehadiran pimpinan BNSP menjadi motivasi sekaligus penguatan komitmen institusi dalam menjaga kualitas lulusan maritim.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ketua BNSP dan jajaran. Ini menjadi kehormatan sekaligus dorongan bagi Polimarim untuk terus meningkatkan mutu sertifikasi dan kompetensi taruna-taruni,” kata Amrin.
Selain Syamsi Hari, kegiatan ini turut dihadiri Komisioner BNSP Prof. Dr. H. Amilin serta Lead Asesor Drs. Mohammad Zubair, M.Si. yang juga merupakan Komisioner BNSP periode 2018–2023.
Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut menandai keseriusan BNSP dalam memastikan standar kompetensi nasional diterapkan secara konsisten di lembaga pendidikan vokasi maritim.
Saat ini LSP Polimarim membuka tiga skema uji kompetensi (ukom) yang menjalani penyaksian. Yakni Skema Mooring Unmooring, Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), dan Customs Expert.
Ketiga skema ukom tersebut dilakukan di tempat uji kompetensi (TUK) sewaktu, yakni di Laboratorium Bahari, Laboratorium Manajemen Pelabuhan, dan Laboratorium Transportasi Laut. (*)
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5315669/original/036979300_1755166331-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__5_of_75_.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311465/original/049606900_1754884729-ciro.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5144183/original/026949400_1740573054-20250226AA_PSIM_Yogyakarta_vs_Bhayangkara_FC-19.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392250/original/080775500_1761411007-InShot_20251025_234741533.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377618/original/064730800_1760124644-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307153/original/098770300_1754459746-1000192530.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405336/original/061289300_1762440742-572131650_18535400431006712_4651309828750451428_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406850/original/000591700_1762613614-WhatsApp_Image_2025-11-06_at_13.53.00.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371309/original/097536600_1759646645-peter.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390103/original/004877800_1761227059-adam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405414/original/096964600_1762479709-Red_Star_Belgrade_vs_Lille-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406000/original/064856300_1762507540-Arema_FC_vs_Persija_Jakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405312/original/059386900_1762438221-574304230_18541908433014746_929382813160626846_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403485/original/072797900_1762328490-572646150_18527069410028443_2263908646431501846_n.jpg)