Koperasi SBB-DWP Gowa Kini Sudah Tunjukkan Hasil

2 weeks ago 20

BeritaKotaMakassar > Gojentakmapan

Desember 2025 Berdiri

Selasa 20 Januari 2026 07:00 am oleh

BKM/SAR
KOPERASI -- Ketua Koperasi Sehat Berdaya Berkah DEP Gowa, Suryanti Andy Azis bersama Karmila Syahrul selaku sekretaris koperasi.

BKM/SAR KOPERASI -- Ketua Koperasi Sehat Berdaya Berkah DEP Gowa, Suryanti Andy Azis bersama Karmila Syahrul selaku sekretaris koperasi.

GOWA, BKM — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gowa telah memperlihatkan mode pemikiran bisnis yang modern. Buktinya, setelah menggagas membentuk koperasi dan telah berjalan satu bulan pasca didirikan pada Desember 2025 kemarin, Koperasi para istri PNS atau ASN ini sudah meraup omzet jutaan rupiah.
Tak diragukan misi ekonomi yang dikembangkan dari tiga program unggulan DWP Gowa yakni pendidikan, sosial budaya dan ekonomi mampu dijabarkan dan dijalankan dengan baik. Bermodal awal patungan, koperasi DWP ini pun berjalan dibackup tangan-tangan dingin para anggotanya yang menjadi pengelola koperasi.
Ketua DWP Kabupaten Gowa sekaligus Ketua Koperasi DWP Gowa, Suryanti Andy Azis, mengatakan, memasuki bulan kedua beroperasi dengan menggerakkan usaha penjualan sembilan bahan pokok (sembako) kini sudah mengumpulkan omzet hingga Rp12 juta lebih dan Rp23 juta lebih untuk simpanan pokok dan wajib.

Didampingi Sekretaris Koperasi DWP Gowa, Karmila, Suryanti yang juga istri Sekretaris Kabupaten Gowa ,Andy Azis Peter, kepada BKM, Senin (19/1), menjelaskan, hingga saat ini untuk pengurus dan keanggotaan sudah sekitar 40-an orang. Tapi kalau anggota DWP itu sendiri sudah hampir mencapai 200 orang anggota.
”Kami baru fokus pada bidang usaha penjualan sembako. Alhamdulillah, masuk bulan kedua beroperasi, omzet kami pada bidang usaha itu sudah memperlihatkan hasil. Meski masih sedikit tapi kami yakin seiring waktu berjalan, omzet penjualan koperasi ini akan terus bertambah,” kata Suryanti.
Melihat dari kondisi yang ada baik terkait keanggotaan koperasi juga terkait keuntungan atau laba yang dimiliki, Suryanti mengaku semua itu butuh proses. Dikatakannya, jika penjualan bagus, tentu laba akan menyertai.

”Sampai saat ini untuk laba atau keuntungan yang kami (koperasi) dapatkan baru pada angka satuan juta. Yakni baru sekira 1,4 juta rupiah. Kami yakini itu wajar sebab koperasi DWP baru beroperasi pada Desember 2025 kemarin. Artinya kita baru berjalan satu bulanan,” tambahnya.
Dikatakan Suryanti, koperasi DWP Gowa ini diberi nama Koperasi Sehat Berdaya Berkah (SBB) dan sudah berbadan hukum sehingga dinilai menjadi wadah bagi para anggota DWP untuk bergerak dengan nyaman.

”Alhamdulillah Koperasi Sehat Berdaya Berkah DWP Gowa ini sudah terdaftar di unit kerja terkait bahkan sudah berbadan hukum. Sehingga kami berharap bertambah banyak anggotanya ke depan. Potensi keanggotaan koperasi kita bisa besar,” kata Suryanti.
Kedepannya, tambah Suryanti, merujuk pada hasil Rakerda DWP Gowa yang digelar pada 15 Januari 2026, maka program pengembangan Koperasi Sehat Berdaya Berkah ini akan terus dioptimalkan tentunya dengan menambah berbagai usaha, salah satunya adalah usaha simpan pinjam.

”Sampai hari ini masih kurang anggota DWP yang mengambil peran didalamnya, karena itu harapan kami ke depan ini, seluruh ketua DWP unit SKPD hingga para anggotanya dalam lingkup SKPD tersebut maupun unit kecamatan dapat masuk menjadi anggota Koperasi Sehat Berdaya Berkah sebab koperasi ini sudah punya legalitas karena berbadan hukum. Selama tahun berjalan ini insya allah koperasi DWP bisa eksis dan terus berkembang. Dan pada akhir tahun 2026 mendatang kita akan lakukan RAT (rapat anggota tahunan) pertama. Disitulah kita akan evaluasi hasil pengelolaan koperasi DWP Gowa, dan Insya Allah bisa berbagi sisa hasil usaha (SHU),” kata Suryanti. (sar)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |