Kuartal Pertama 2026, LPKR Bukukan Pendapatan Rp1,80 T dan Laba Bersih Rp107 M

3 hours ago 5

loading...

Di kuartal pertama 2026, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berhasil membukukan pendapatan Rp1,80 triliun, EBITDA Rp337 miliar, dan laba bersih sebesar Rp107 miliar. Foto/Dok. SindoNews

JAKARTA - Di tengah kondisi makroekonomi global yang menantang dan penuh ketidakpastian, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) tetap menunjukkan kinerja yang tangguh. Perseroan berhasil membukukan pendapatan Rp1,80 triliun, EBITDA Rp337 miliar, dan laba bersih sebesar Rp107 miliar.

Hal ini terungkap saat LPKR hari ini mengumumkan kinerja keuangan untuk periode kuartal pertama 2026 yang berakhir pada 31 Maret 2026. “Kami senang dengan momentum yang berlanjut pada penjualan real estat kami, dengan pra penjualan mencapai Rp1,95 triliun atau setara 32% dari target tahunan,” kata CEO LPKR, John Riady, Senin (4/5/2026). Baca juga: 60% Lebih Masyakarat Pilih Rumah Tapak, LPKR Perkuat Posisi Lewat Park Serpong

Menurutnya, permintaan tetap terkonsentrasi pada rumah tapak , khususnya produk di segmen terjangkau dan menengah, yang menjadi fokus utama strategi perusahaan. ”Kami akan terus berfokus pada eksekusi di seluruh proyek township kami, sembari tetap menjaga pendekatan yang pruden dalam pengelolaan modal dan operasional,” ujarnya.

Di samping itu, arus kas dari aktivitas operasional membaik sebesar 20% YoY menjadi Rp499 miliar pada 1Q26, didukung oleh peningkatan penerimaan dari pelanggan. LPKR menutup kuartal pertama tahun ini dengan posisi kas yang kuat sebesar Rp1,62 triliun.

Pada segmen real estate, pra penjualan tercatat sebesar Rp1,95 triliun, mencapai 32% dari target tahunan. Kinerja ini didorong oleh permintaan yang berkelanjutan terhadap rumah tapak, baik di segmen terjangkau maupun premium di berbagai wilayah. Produk rumah tapak menyumbang 84% dari total pra penjualan, mencerminkan tingginya minat pembeli rumah pertama (first-time homebuyers) dan end-user.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |