![]()
Minggu 25 Januari 2026 18:18 pm oleh rus bkm
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengikuti wawancara singkat bersama WRI Ruan yang dipimpin oleh Diego Rivera dari Monash University, di Balai Kota Makassar.
MAKASSAR, BKM – Kota Makassar berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan masuk sebagai salah satu dari lima kota terpilih dari sekitar 300 kota dunia yang mengusulkan program kesehatan lingkungan. Program tersebut kini tengah diseleksi masuk final untuk meraih penghargaan internasional yang akan diumumkan di New York City (NYC) pada April 2026 mendatang.
“Kota Makassar masuk dalam lima kota yang terpilih dari 300 kota di dunia untuk program kesehatan lingkungannya. Ini sudah diseleksi mendapat award di NYC pada bulan April 2026. Selamat buat Pak Wali Kota Makassar (Pak Munafri),” demikian pesan informasi dari NYC disampaikan oleh RISE (Revitalizing Informal Settlements and their Enviroments), kepada Wali Kota Munafri, Minggu (25/1).
RISE merupakan program yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan dan lingkungan pemukiman untuk pembangunan berkelanjutan. Program ini tidak hanya menyelesaikan masalah sanitasi tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang lingkungan dan air bersih.
Capaian ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan inovasi pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Sebelumnya, Selasa (13/1), saat wawancara langsung bersama tim tersebut, Wali Kota Munafri Arifuddin memaparkan berbagai program unggulan Pemerintah Kota Makassar dalam menghadapi persoalan banjir, akses air bersih, sanitasi, dan kontaminasi lingkungan perkotaan, di hadapan World Resources Institute (WRI) Ruan dan Program Penelitian RISE Indonesia.
Paparan tersebut disampaikan Munafri Arifuddin saat menghadiri wawancara singkat bersama WRI Ruan yang dipimpin oleh Diego Rivera dari Monash University, di Kantor Balai Kota Makassar.
Di kesempatan yang sama juga, perwakilan dari WRI Ruan dan Program Penelitian RISE Indonesia yang dipimpin Diego Rivera dari Monash University, di Balai Kota Makassar, menyampaikan banyak hal yang dikembangkan bersama Kota Makassar.
Proyek tersebut terpilih sebagai salah satu dari lima proyek terbaik dunia yang masuk nominasi World Resources Institute (WRI) Ross Center Prize for Cities, sebuah penghargaan bergengsi yang menilai inovasi kota dalam menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan inklusif.
Perwakilan WRI, Diego Rivera, mengungkapkan bahwa kunjungan ke Makassar merupakan bagian dari proses penilaian akhir penghargaan tersebut.
“Kami sangat senang bisa bertemu langsung dengan Wali Kota Makassar. Tujuan kunjungan kami adalah karena program RISE telah terpilih sebagai salah satu dari lima proyek global yang dinilai memiliki dampak signifikan dalam memperbaiki kota-kota di seluruh dunia,” ujar Diego Rivera.
Dia menjelaskan, dari ratusan proyek yang dinilai secara global, hanya lima yang terpilih untuk masuk tahap akhir. Tim WRI pun melakukan kunjungan langsung ke masing-masing lokasi dengan membawa kru film profesional untuk memproduksi film pendek tentang setiap proyek.
“Film pendek wawancara program ini kami tayangkan pada acara khusus di New York pada bulan April mendatang. Setelah seluruh film diputar, pemenang WRI Ross Center Prize for Cities akan diumumkan,” jelasnya.
Menurut Diego, Makassar memiliki peran yang sangat strategis dalam proses ini. Tim WRI sudah mengunjungi sejumlah komunitas penerima manfaat program RISE, seperti Untia dan Bone Lengga, untuk berdialog langsung dengan warga serta mendokumentasikan dampak nyata program tersebut.
“Kami berharap Makassar bisa menang. Namun, terpilih sebagai satu dari lima proyek terbaik dunia saja sudah merupakan pencapaian yang luar biasa. Dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap RISE sangat berarti bagi kami,” tambahnya, belum lama ini. (rhm)
Rekomendasi Untukmu
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5315669/original/036979300_1755166331-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__5_of_75_.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311465/original/049606900_1754884729-ciro.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5144183/original/026949400_1740573054-20250226AA_PSIM_Yogyakarta_vs_Bhayangkara_FC-19.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392250/original/080775500_1761411007-InShot_20251025_234741533.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377618/original/064730800_1760124644-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307153/original/098770300_1754459746-1000192530.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405336/original/061289300_1762440742-572131650_18535400431006712_4651309828750451428_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406850/original/000591700_1762613614-WhatsApp_Image_2025-11-06_at_13.53.00.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371309/original/097536600_1759646645-peter.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390103/original/004877800_1761227059-adam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405414/original/096964600_1762479709-Red_Star_Belgrade_vs_Lille-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406000/original/064856300_1762507540-Arema_FC_vs_Persija_Jakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405312/original/059386900_1762438221-574304230_18541908433014746_929382813160626846_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403485/original/072797900_1762328490-572646150_18527069410028443_2263908646431501846_n.jpg)